Skip to Content

Prof. Samsul Hady Kenalkan Teori Busur Panah untuk Membaca Dinamika Pemikiran Islam Modern

September 23, 2026 by
Prof. Samsul Hady Kenalkan Teori Busur Panah untuk Membaca Dinamika Pemikiran Islam Modern
Faiqotul himmah

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY — UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menambah jajaran Guru Besar melalui pengukuhan Prof. Dr. M. Samsul Hady, M.A. dalam bidang keilmuan yang digelutinya. Dalam pidato pengukuhannya, Rabu, 23 September 2026, Prof. Samsul Hady mengangkat gagasan “Teori Busur Panah Pemikiran Islam Modern: Gerak Tarik dan Lepas Anak Panah.”

Dalam orasinya, Prof. Samsul Hady menjelaskan bahwa pemikiran Islam perlu terus bergerak mengikuti dinamika zaman. Perubahan sosial, perkembangan ilmu pengetahuan, dan berbagai persoalan baru yang muncul di tengah masyarakat membutuhkan respons pemikiran Islam yang tetap berakar pada nilai-nilai keislaman sekaligus mampu membaca realitas secara kontekstual.

Ia menggunakan metafora busur dan anak panah untuk menjelaskan dinamika tersebut. Gerakan menarik busur menggambarkan proses menelaah dan mengkritisi kembali konstruksi pemikiran yang telah berkembang, sedangkan pelepasan anak panah menggambarkan proses melahirkan gagasan baru yang dapat menjawab kebutuhan zaman.

Menurutnya, pembaruan pemikiran Islam bukan berarti meninggalkan tradisi dan khazanah keilmuan Islam. Sebaliknya, tradisi tersebut perlu dibaca kembali secara kritis sehingga dapat berdialog dengan perkembangan ilmu pengetahuan, perubahan sosial, dan kebutuhan masyarakat kontemporer.

Melalui gagasan tersebut, Prof. Samsul Hady menekankan pentingnya membangun pemikiran Islam yang mampu mempertemukan antara teks, akal, dan realitas. Proses tersebut membutuhkan keberanian intelektual untuk melakukan pembacaan ulang sekaligus tanggung jawab akademik dalam merumuskan gagasan yang relevan.

Ia juga menempatkan ijtihad sebagai bagian penting dalam merespons persoalan-persoalan baru. Menurutnya, perubahan zaman menghadirkan berbagai persoalan yang tidak selalu ditemukan secara langsung dalam konteks masa lalu sehingga membutuhkan proses pemikiran yang mendalam dan kontekstual.

“Teori busur panah” yang ditawarkan menjadi gambaran bahwa pemikiran Islam memiliki proses gerak yang dinamis. Ada proses menarik, menimbang, mengarahkan, kemudian melepaskan gagasan agar dapat memberikan kontribusi bagi kehidupan masyarakat.

Gagasan tersebut sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai ruang pengembangan pemikiran Islam yang kritis, terbuka, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman. Pengukuhan Prof. Dr. M. Samsul Hady, M.A. menjadi bagian dari kontribusi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mengembangkan tradisi akademik dan pemikiran Islam yang responsif terhadap perubahan zaman.


Editor: Humas
Reporter: Faiq
Fotografer: Faiq
Prof. Samsul Hady Kenalkan Teori Busur Panah untuk Membaca Dinamika Pemikiran Islam Modern
Faiqotul himmah September 23, 2026
Share this post
Tags
Archive