Skip to Content

Silaturahmi Syawal, UIN Malang dan Jawa Pos Perkuat Sinergi Tebar Informasi Inspiratif

April 1, 2026 by
Silaturahmi Syawal, UIN Malang dan Jawa Pos Perkuat Sinergi Tebar Informasi Inspiratif
Ajay

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Suasana hangat Syawal terasa kental di ruang rektorat. Rabu, 1 April 2026. Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat kolaborasi strategis antara kampus dan media melalui kunjungan silaturahmi jajaran redaksi .

Rombongan yang dipimpin Direktur bersama General Manager dan Pimpinan Redaksi itu disambut langsung oleh Rektor UIN Malang, , didampingi jajaran pimpinan kampus. Pertemuan berlangsung akrab, jauh dari kesan formal yang kaku, lebih seperti obrolan strategis penuh gagasan segar.

Dalam sambutannya, Prof. Ilfil menyampaikan permohonan maaf dalam suasana Idul Fitri sekaligus mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin. Ia menegaskan pentingnya peran media dalam menyebarkan informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga mendidik.

“Di tengah derasnya arus digital, media kredibel menjadi penyeimbang. Banyak konten sensasional dan hoaks yang beredar, ini tantangan serius bagi generasi muda,” ujarnya.

Menurutnya, mahasiswa harus naik kelas. Tidak cukup menjadi penikmat informasi, tetapi juga harus mampu memilah, mengkritisi, bahkan memproduksi konten berkualitas. Literasi digital, kata dia, kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

Lebih jauh, Prof. Ilfil menyoroti tantangan perguruan tinggi dalam pemeringkatan global seperti Webometrics. Kontribusi website kampus, publikasi riset dosen, hingga capaian mahasiswa berprestasi perlu didorong agar lebih dikenal luas. Di sinilah peran media menjadi mitra penting untuk memperkuat gaung informasi positif secara masif.

Sementara itu, Direktur Jawa Pos Radar Malang Tauhid Wijaya menyambut baik sinergi ini. Kolaborasi dengan kampus dinilai bukan sekadar soal publikasi kegiatan, tetapi bagian dari upaya bersama membangun ekosistem informasi yang sehat dan mencerdaskan.

Mereka juga menekankan bahwa media memiliki tanggung jawab berbeda dibanding media sosial. Jika media sosial cenderung bebas tanpa ikatan, media massa justru berdiri di atas kode etik jurnalistik. Komitmen itu, menurut mereka, tetap dijaga, termasuk dalam pengelolaan platform digital.

“Dalam bermedia, kami tetap berpegang pada kode etik jurnalistik,” tegas perwakilan Radar Malang.

Pertemuan ini memberi pesan jelas. Kolaborasi kampus dan media bukan lagi sekadar kebutuhan, tetapi keharusan. Di tengah banjir informasi, publik butuh arah. Dan arah itu hanya bisa dijaga jika akademisi dan jurnalis berjalan di jalur yang sama, menyajikan informasi yang jernih, inspiratif, dan bisa dipercaya.


Editor:
Reporter:
Fotografer:
Silaturahmi Syawal, UIN Malang dan Jawa Pos Perkuat Sinergi Tebar Informasi Inspiratif
Ajay April 1, 2026
Share this post
Tags
Archive