Pohon Ilmu UIN Maliki

Tentang Situs

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website Kami?
 

Sekilas Info

Kalender Akademik UIN MALIKI Malang 2011/2012 dapat di download di_sini


Jadwal Kegiatan Layanan Online UIN MALIKI Malang 2011/2012 semester genap dapat di download di sini


Kalender Akademik UIN MALIKI Malang 2012/2013 semester gasal dapat di download di_sini


Download Surat Permohonan Company Profile Rekanan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang


Download Form Isian Data Rekanan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Pengunjung

Kami memiliki 311 Tamu online
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini39069
mod_vvisit_counterKemarin30712
mod_vvisit_counterMinggu ini153174
mod_vvisit_counterBulan ini624942
mod_vvisit_counterTotal29216109
Posdaya Bidik 140 Masjid PDF Cetak E-mail
Kamis, 05 Juli 2012 14:37

KERJASAMA: Dari kanan Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H. Imam Suprayogo, Rendra Krisna Bupati Malang, dan Hayono Suyono Direktur Yayasan Damandiri saat melakukan pelepasan kepada 1300 peserta Posdaya berbasis masjid di gedung Spoert Center UIN Maliki.

GEMA-Yayasan Damandiri terus meningkatkan kerjasamanya dengan UIN Maliki Malang. Setelah berhasil melaksanakan Posdaya berbasisis masjid pada tahun 2011 bersama mahasiswa UIN Maliki, kali ini Yayasan Damandiri mengajak memberikan pemberdayaan kepada 140 masjid yang tersebar di empat Kabupaten dan kota. Diantaranya Malang, Blitar, Pasuruan, dan juga Batu.

Kali ini UIN Maliki bersama Damandiri melakukan pelepasan kepada 1300 mahasiswa yang siap ditempatkan di 140 tempat tersebut. Menurut Direktur Yayasan Damandiri, Haryono Suyono, dari 1300 mahasiswa yang siap ditempatkan di 140 lokasi itu diharapkan mampu memberikan pemberdayaan kepada masyarakat, khusunya dalam bidang pengembangan SDM dan mental spiritualnya. Tidak hanya itu, bapak berkumis itu juga berharap peserta Posdaya berbasisi masjid juga bisa mengenalkan beberapa pengembangan teknologi kepada masyarakat dan pemuda setempat.

“Saya berharap, kegiatan Posdaya ini bisa memberikan perubahan kepada masyarakat. Dan saya yakin berkat bantuan adik-adik mahasiswa UIN Maliki ini akan memberikan dampak yang cukup signifikan,” harapnya kepada seluruh peserta Posdaya berbasis masjid di gedung Sport Center (5/7).

Dalam pelepasan peserta Posdaya tersebut turut hadir Rendra Krisna, Bupati Malang. Menurut dia, program Posdaya bisa memberikan proses pemberdayaan kepada masyarakat secara merata. Saat ini, di Malang jumlah masjid dan musolla suadah mencapai 16 ribu yang tersebar diseluruh wilayah Malang. Diharapkan dengan adanya program Posdaya dengan model sentuhan dari mahasiswa UIN Maliki ini masjid dan musolla bisa dikembangkan.

“Selain itu, Mahasiswa juga bisa mengamalkan ilmunya dan menyatu dengan masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Rektor UIN Maliki Prof. Dr. H. Imam Suprayogo menegaskan bahwa, kegiatan pemberdayaan masyarakat sudah menjadi bagian dari kampus UIN Maliki. Dan sekarang sudah menjadi gerakan yang harus dilakukan oleh seluruh sivitas akademika UIN Maliki. Hadirnya kegiatan Posdaya ini menambah kegiatan sosial ini semakin hidup ditambah lagi dengan kesiapan dari mahasiswa dan dosen pendamping yang siap ditempatkan di pelosok desa yang membutuhkan. “Saya sangat berterimakasih sekali kepada Damandiri yang sudah mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasisi masjid ini,” ungkapnya dengan penuh rasa terimakasih.

Selain itu, ketua LPM (Lembaga Pengabdian kepada masyarakat) UIN Maliki merasa bahagia sekali. Pasalnya program Posdaya ini telah mendapat respon positif dari masyarakat dan juga telah di dukung oleh seluruh sivitas akademika UIN maliki yang bekerjasama dengan Damandiri. Tahun lalu, kegiatan Posdaya berbasis masjid ini hanya mampu menembus 70 masjid saja. Akan tetapi sekarang sudah mencapai 140 masjid yang tersebuar di lima kabupaten. “Alhamdulillah, UIN Maliki sudah dua tahun ini dipercaya oleh Yayasan Damandiri untuk menjalankan amanah kegiatan Posdaya berbasis masjid,” tandasnya.