Funbike Dies Maulidiah ke 9
Ikutilah FUNBIKE dalam rangka Dies Maulidiah UIN Maliki ke 9 pada 7 Juli 2013. -
Membaca PolitikTernyata tidak semua orang mampu membaca apa saja yang terkait dengan kehidupan... |
Islam Menganjurkan Agar Melakukan RisetBetapa pentingnya kegiatan yang terkait dengan membaca, sehingga ayat al Qur’an yang... |
Masih Tetap Ingin MenulisMenulis selalu berkaitan dengan membaca. Apa yang saya tulis pada setiap pagi... |
|
More in: Artikel Prof. Dr. Imam Suprayogo |
Ikutilah FUNBIKE dalam rangka Dies Maulidiah UIN Maliki ke 9 pada 7 Juli 2013. -
Ikutilah ragam kegiatan dalam rangka Dies Maulidiah UIN Maliki Malang ke 9. -
Selamat dan sukses kepada Dekan Terpilih UIN Maliki Malang masa jabatan 2013 - 2017. -
Selamat dan sukses atas dilantiknya Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang periode 2013 - 2017. -
Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2013/2014. Info lengkap: http://pmb.uin-malang.ac.id -








![]() | Hari ini | 51957 |
![]() | Kemarin | 23728 |
![]() | Minggu ini | 123576 |
![]() | Bulan ini | 581094 |
![]() | Total | 30068583 |
| Rumah Dinas Rektor |
|
|
|
| Senin, 09 Juli 2012 21:14 |
|
Sudah beberapa kali saya didatangi orang, menawarkan rumah yang letaknya sangat strategis, sehingga cocok untuk rumah dinas rektor. Mungkin, mereka itu tahu bahwa kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang belum dilengkapi dengan rumah dinas rektor. Orang yang datang akan menjual rumah, atau bisa jadi perannya sebatas perantara, selalu mempropokasi, bahwa kampus besar dan baik harus dilengkapi dengan rumah dinas pimpinanya.
Atas tawaran propokatif itu, saya selalu menyetujui, bahwa kampus harus dilengkapi dengan rumah dinas. Hal itu tidak aneh, sebab kampus perguruan tinggi lain, juga selalu melengkapi fasilitasnya dengan rumah dinas. Bahkan rumah dinas itu bukan saja untuk rektor, melainkan juga untuk anggota pimpinan lainnya. Memang, adanya rumah dinas juga akan mempermudah bagi pejabat yang bersangkutan untuk memberikan layanan, baik kepada warga kampus maupun orang lain yang membutuhkannya.
Namun setiap pembicaraan tentang rumah dinas pimpinan perguruan tinggi Islam, ----tidak terkecuali Rektor UIN, saya selalu menjelaskan bahwa perumahan dinas yang diperuntukkan bagi pimpinan perguruan tinggi yang berbasis Islam harus berbeda dengan rumah dinas lainnya. Ada fungsi-fungsi lain yang seharusnya diperankan oleh pimpinan perguruan tinggi Islam, sehingga rumah dinasnya harus berbeda dari rumah dinas lain pada umumnya.
Pimpinan perguruan tinggi Islam, memiliki peran yang lebih luas dibanding pimpinan institusi pendidikan lainnya. Seorang rektor perguruan tinggi Islam harus memiliki kedekatan dengan masyarakat untuk memberikan ketauladanan, kepemimpinan, dan bahkan juga pelayanan keagamaan yang dibutuhkan oleh masyarakat, tanpa meninggalkan peran-peran strategis, yang terkait sebagai ilmuwan maupun pimpinan dan managerial kampus.
Perannya yang sedemikian luas itu, maka rumah dinas rektor perguruan tinggi Islam tidak cukup hanya berdasarkan pertimbangan strategis dalam pengertian umum dan apalagi hanya agar disebut bergengsi. Saya katakan bahwa, rektor perguruan tinggi Islam harus selalu melakukan peran untuk memberikan bimbingan, kepemimpinan, dan ketauladanan terhadap kehidupan umat. Peran sedemikian itu menuntut sebutan pilihan tempat strategis berbeda dari lainnya.
Sebutan strategis rumah dinas pimpinan perguruan ringgi Islam harus dikaitkan dengan peran-peran yang semestinya dilakukan sehari-hari olehnya. Rumah dinas rektor harus dilengkapi dengan masjid dan mudah dijangkau oleh siapapun. Sebagai tauladan, pembimbing dan pelayanan masyarakat, maka keberadaan masjid yang menyatu dengan rumah dinas menjadi sangat penting. Melalui masjid, maka ia akan bertemu dan melakukan kegiatan yang bersifat bersama, baik terkait dengan kegiatan ritual, pendidikan, maupun sosial.
Seorang rektor perguruan tinggi Islam harus menjadi reference person bagi masyarakat di sekitarnyanya hingga pada kegiatan yang berskala kecil, misalnya kegiatan shalat berjama’ah, kegiatan yang bernuansa memakmurkan masjid, memberikan pendidikan masyarakat, dan lainnya yang lebih luas. Oleh karena itu, rumah dinas rektor perguruan tinggi Islam harus terbuka bagi siapapun, menggambarkan kedekatan dengan masyarakat, adanya damaian, dan seterusnya.
Dengan penjelasan tersebut, saya ingin menggambarkan bahwa peran pimpinan perguruan tinggi Islam seharusnya berbeda. Selain peran-peran kepemimpinan akademik, seorang rektor harus menjadi tauladanan, memberi bimbingan, dan layanan yang bersifat keagamaan. Dengan begitu, rumah dinasnya harus memenuhi kebutuhan itu, sehingga apa yang disebut strategis adalah tatkala fasilitas itu sesuai dan atau mendukung peran-peran yang disandang dan harus dilakukan olehnya. Wallahu a’lam.
|