Funbike Dies Maulidiah ke 9
Ikutilah FUNBIKE dalam rangka Dies Maulidiah UIN Maliki ke 9 pada 7 Juli 2013. -
Membaca PolitikTernyata tidak semua orang mampu membaca apa saja yang terkait dengan kehidupan... |
Islam Menganjurkan Agar Melakukan RisetBetapa pentingnya kegiatan yang terkait dengan membaca, sehingga ayat al Qur’an yang... |
Masih Tetap Ingin MenulisMenulis selalu berkaitan dengan membaca. Apa yang saya tulis pada setiap pagi... |
|
More in: Artikel Prof. Dr. Imam Suprayogo |
Ikutilah FUNBIKE dalam rangka Dies Maulidiah UIN Maliki ke 9 pada 7 Juli 2013. -
Ikutilah ragam kegiatan dalam rangka Dies Maulidiah UIN Maliki Malang ke 9. -
Selamat dan sukses kepada Dekan Terpilih UIN Maliki Malang masa jabatan 2013 - 2017. -
Selamat dan sukses atas dilantiknya Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang periode 2013 - 2017. -
Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2013/2014. Info lengkap: http://pmb.uin-malang.ac.id -








![]() | Hari ini | 4161 |
![]() | Kemarin | 23728 |
![]() | Minggu ini | 101543 |
![]() | Bulan ini | 533298 |
![]() | Total | 30020787 |
| UIN Malang Kampus Bersih |
|
|
|
| Kamis, 30 Agustus 2012 11:39 |
|
BERANTAS KORUPSI: Dr. H. Mochammad Jasin memberikan pengarahan kepada para pimpinan unit, lembaga dan fakultas yang ada di UIN Maliki di gedung rektorat Lt.3. GEMA – “UIN Malang berniat menjadi kampus bersih,” jelas Prof. Dr. Imam suprayogo. Hal ini ia sampaikan ketika menerima Inspektorat Jendral Kementrian Agama Dr. H. Mochammad Jasin (30/8). Bersih yang dimaksud disini adalah bebas dari korupsi. Bertempat di Lt. 3 Gedung soekarno, Imam menceritakan bagaimana banyaknya mahasiswa asing yang mendaftar di UIN malang tahun ini. Hal ini menurutnya merupakan indikasi bahwa UIN Malang tidaklah memiliki masalah. “Kalau bermasalah, mana ada yang mau datang,” ujarnya. Imam menambahkan bahwa Ia amat mendukung kedisiplinan. Rektor UIN Malang ini mengaku pernah mengusir seorang Irjen hanya karena masalah kedisiplinan. “Saya pernah mengusir irjen, lawongan baru datang sudah tanya bagaimana pulangnya, tidur dimana, dsb. kalau mau pulang ya pulang saja,” ceritanya. Jasin yang merupakan mantan ketua KPK, turut serta menceritakan berbagai pengalamannya terkait pemberantasan korupsi yang pernah ia lakukan. Salah satunya terkait adanya oknum BPK yang melakukan jual beli WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Kemudian ia juga menceritakan bahwa ada begitu banyak modus operandi dalam melakukan penyuapan. Salah satunya ialah dengan menitipkan uang suap kepada cleaning service atau satpam kemudian menyuruh mereka meletakkannya di dalam mobil tersangka. Lelaki yang pernah tinggal di Malang ini juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap salah satu lembaga yang Ia bina dengan pendidikan anti korupsi. “Setiap hari kita bina, mereka juga mendapat gaji lebih dari pegawai pada umumnya, lha masih korupsi,” terangnya. (aac)
|