Sertijab Rektor: Jaga Suasana Baik Kampus
Abadi Wijaya Kamis, 3 Agustus 2017 . in Berita . 963 views
1215_sertijab.jpg

GEMA-Tiba saat bagi Rektor UIN Malang periode 2013-2017, Prof. Dr. Mudjia Rahardjo, M.Si. untuk menyerahkan tonggak kepemimpinan pada Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. Disaksikan seluruh tamu yang hadir, serah terima jabatan (sertijab) rektor periode 2017-2021 berlangsung di Aula lt.5 Gedung Rektorat, Kamis (3/8).

Pada kesempatan tersebut, Prof. Mudji mengucapkan rasa terima kasih terdalamnya kepada jajaran pimpinan yang menjadi tim solidnya selama menjabat. Ia sekaligus meminta maaf jika sering menegur untuk beberapa hal. “Saya lakukan itu demi tugas dan tanggung jawab kita sebagai pimpinan,” jelasnya.
Ia pun mengklarifikasi beberapa pemberitaan tidak benar yang tertulis di beberapa media cetak maupun online. Ia tidak ingin isu apapun memecah belah sivitas akademik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi berkubu-kubu. “Saya ingin suasana kampus tetap terjaga dengan baik,” imbuhnya.
Mudjia menjelaskan, karena status kampus milik negara, maka siapa saja bisa silih berganti memimpin. Ia menyatakan, keputusan pemilihan rektor ialah wewenang Menteri Agama. “Tentu kita semua harus menerimanya,” tutur suami dari Pudji Rahayu tersebut.
Perjalanan kampus, lanjut Prof. Mudji, tidak akan pernah usai. Setiap pemimpin pasti memiliki cita-cita untuk pengembangan lembaganya. Ia pun menitipkan beberapa program kerjanya yang belum usai. Seperti, pendirian program magister untuk beberapa program studi dan tentunya mega proyek kampus tiga di Junrejo, Batu.
Di forum yang sama, Prof. Haris menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat seluruh sivitas akademik UIN Malang. Ia yakin akan dapat meneruskan perjuangan rektor sebelumnya dengan bantuan tim yang solid dan kompak. “Sebagai alumni kampus ini, saya merasa bahagia dapat mengabdi untuk mengembangkannya,” ujar alumni IAIN Fakultas Tarbiyah Malang tahun 1988 ini.
Sesuai dengan empat pilar kampus, masih kata Prof. Haris, ia ingin memprioritaskan pendidikan keislaman sivitas akademik UIN Malang. Hal ini mengikuti harapan besar bangsa terhadap alumni PTKIN yang tentunya berbeda dengan kampus umum lainnya. “Ma’had yang telah ada akan lebih ditingkatkan efektivitasnya untuk mengkader ulama dengan beragam disiplin keilmuan,” tegas mantan wakil rektor bidang administrasi, keuangan, dan perencanaan di IAIN (sekarang UIN, Red.) Sunan Ampel, Surabaya itu. (nd)

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144 Telp. +62 (341) 551-354
keyboard_arrow_up