ICONIES: Buka Cakrawala Keuangan Syariah


» Kamis , Sep , 2017 11:30, Oleh: Abadi Wijaya, Kategori: BeritaHit: 190

1253_iconies5.jpg
Dr. Ulrich Gunter dari Jerman, Dr. Sulaiman dari Libya saat menyampaikan materi

GEMA-Saat ini eksistensi lembaga keuangan syariah mulai menjadi sorotan bagi solusi kemajuan ekonomi. Negara Indonesia dengan mayotitas penduduknya beragama Islam diharapkan menjadi garda terdepan untuk mengembangkan sistem keuangan syariah tersebut.

Hal itu karena sangat bermanfaat bagi peningkatkan perekonomian bangsa. Maka dari itu Fakultas Ekonomi (FE) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bertekad untuk menjadi bagian dari kemajuan perekonomian bangsa dengan kembali mengadakan ICONIES (International Conference on Islamic Economics and Business) yang ke lima kalinya. Acara yang bertajuk Strenghthening Global Islamic Financial Institutions Through Cross Cultural Management akan berlangsung selama dua hari 14-15 September. Acara tersebut bertempat di Gedung Rektorat Lt. 5, Kamis (14/9).
Dalam pembukaan ICONIES dibuka oleh Wakil Rektor 1 bidang Akademik Dr. H. M. Zainuddin, ia menyampaikan bahwa acara ini penting untuk dilaksanakan setiap tahunnya karena akan membantu mahasiswa untuk membuka cakrawala terhadap institusi keuangan syariah agar lebih kuat. “Maka dari itu semoga acara ini bisa menghasilkan output yang signifikan bagi kemajuan keilmuan mahasiswa”, harapnya.
Acara hari pertama menghadirkan 3 pemateri dalam bidangnya sendiri yaitu Prof. Dr. Ulrich Gunter dari Jerman, Dr. Sulaiman dari Libya, dan Dr. H. Abu Amar Bustomi, M.Si dari UIN Sunan Ampel Surabaya. Namun, pada hari kedua hanya akan diisi dengan diskusi antar Dosen Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Menurut Dekan Fakultas Ekonomi Dr. H. Nur Asnawi, M.Ag acara ini akan terus diadakan karena dinamika keuangan syariah yang begitu pesat, sehingga konsep keuangan syariah perlu dikembangkan melalui cross culture. Ia menambahkan bahwa kelembagaan keuangan Syariah harus dikuatkan karena menyangkut harkat dan martabat orang islam agar lebih kokoh. “Sehingga lulusan FE UIN Maulana Malik Ibrahim Malang harus membantu untuk memekarkan keuangan syariah”, pungkas dekan baru FE tersebut. (lum)

(Ajay)