Skip to Content

Dari Ruang Siaran ke Podium Juara: Qeysha Sabita Raih Juara 2 Lomba Announcer FESTKA XIII UM

July 3, 2026 by
Dari Ruang Siaran ke Podium Juara: Qeysha Sabita Raih Juara 2 Lomba Announcer FESTKA XIII UM
Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY- Berawal dari ketertarikan pada dunia penyiaran radio, Qeysha Sabita, mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris semester 4 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, berhasil menorehkan prestasi sebagai Juara 2 cabang lomba Announcer Competition dalam FESTKA Vol. XIII yang diselenggarakan Universitas Negeri Malang. Babak final berlangsung secara luring pada 27 Juni 2026, setelah sebelumnya para peserta melewati tahap penyisihan daring.

Qeysha mengungkapkan bahwa keputusannya mengikuti kompetisi tersebut tidak lepas dari pengalamannya sebagai anggota UKM Simfoni FM UIN Malang. Keterlibatan di radio kampus membuatnya semakin tertarik mendalami dunia penyiaran dan mendorongnya untuk mencoba kemampuan di tingkat yang lebih luas.

“Basic saya memang dari radio kampus. Karena itu saya merasa tertarik untuk mencoba kemampuan di dunia siaran melalui perlombaan ini,” ujarnya.

Kompetisi tahun ini diikuti sekitar 155 peserta, terdiri atas 16 peserta Announcer Competition, 22 tim debat, dan sekitar 117 peserta Voice Over. Pada tahap penyisihan, peserta diminta membuat video siaran yang kemudian diunggah ke TikTok. Dari seluruh peserta, dipilih 10 finalis yang berhak melaju ke babak puncak.

Babak final menghadirkan tantangan yang berbeda. Para finalis dipasangkan secara acak menjadi lima kelompok penampilan. Setiap pasangan memperoleh sebuah clue box berisi gambar dan potongan kalimat yang harus dipecahkan menjadi tema siaran. Penampilan kemudian dinilai berdasarkan kesesuaian dengan tema, intonasi, serta kemampuan menerapkan kaidah penyiaran radio.

Menghadapi kompetisi tersebut, Qeysha memilih memperbanyak latihan secara mandiri dengan mengeksplorasi berbagai pilihan kata dan gaya penyampaian. Namun, di balik persiapan itu, ia mengaku harus menghadapi tantangan terbesar yang datang dari dirinya sendiri.

Selain itu, ia juga harus membagi waktu karena pada hari pelaksanaan final masih memiliki agenda lain, sehingga kesempatan untuk berlatih tidak sebanyak yang diharapkan.

Di antara seluruh rangkaian perlombaan, momen yang paling membekas baginya adalah ketika dipasangkan dengan peserta lain secara acak. Meski usianya lebih muda, partner tersebut terus memberikan arahan, dukungan, dan semangat yang membuat Qeysha tampil lebih percaya diri.

“Dia benar-benar optimis dan terus mengcoaching saya. Semangatnya sangat menular, jadi saya banyak belajar dari dia,” tuturnya.

Saat namanya diumumkan sebagai Juara 2, Qeysha mengaku tidak menyangka sama sekali. Menurutnya, seluruh finalis memiliki kemampuan yang sangat baik sehingga hasil tersebut menjadi bonus dari usaha yang telah dilakukan.

Bagi Qeysha, kemenangan ini bukan hanya tentang membawa pulang piala. Pengalaman berkompetisi memberinya kesempatan membangun relasi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi sekaligus memperluas wawasan di bidang penyiaran.

“Selagi ada lomba, ikut saja. Kampus pasti akan memfasilitasi dan mendukung. Habiskan waktu selama menjadi mahasiswa untuk mencoba hal-hal positif. Memang melawan rasa malas itu tidak mudah, tapi semua pengalaman itu akan sangat berharga,” pesannya.


Editor: Humas
Reporter: Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah
Fotografer: Istimewa
Dari Ruang Siaran ke Podium Juara: Qeysha Sabita Raih Juara 2 Lomba Announcer FESTKA XIII UM
Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah July 3, 2026
Share this post
Tags
Archive