MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan prestasi pada ajang Kejuaraan Kota (Kejurkot) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Malang 2026. Dua atlet UKM Pencak Silat berhasil meraih podium sekaligus memastikan diri lolos ke Pemusatan Latihan Kota (Puslatkot) sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur 2027. Kejuaraan tersebut berlangsung di GOR Ken Arok, Kota Malang.
Prestasi tersebut diraih oleh Muhammad Nurrohmad Mujahidin yang berhasil meraih Juara 2 pada kategori Tanding Kelas B Dewasa dan Maulana Adisaputra Alwianysah yang sukses meraih Juara 1 pada kategori Tanding Kelas Open Dewasa. Hasil tersebut menjadi buah dari latihan yang dijalani secara disiplin dan berkesinambungan dengan fokus pada penguatan teknik, kondisi fisik, serta kesiapan mental menghadapi pertandingan.
Muhammad Nurrohmad Mujahidin mengungkapkan bahwa perjuangannya tidak berjalan mudah. Sehari sebelum pertandingan, berat badannya sempat melebihi batas kelas tanding sehingga harus melakukan penyesuaian untuk memenuhi ketentuan. Pada pertandingan kedua, Muhammad Nurrohmad juga sempat tertinggal satu poin dari lawannya. Namun, ketenangan dan kepercayaan terhadap strategi yang telah dipersiapkan membantunya membalikkan keadaan hingga berhasil mengamankan posisi Juara 2.
"Pada pertandingan kedua saya sempat tertinggal satu poin. Saat itu saya berusaha tetap tenang dan fokus menjalankan strategi yang sudah dipersiapkan. Alhamdulillah, saya bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik hingga akhirnya meraih Juara 2," ujar Muhammad Nurrohmad.
Sementara itu, Maulana Adisaputra Alwianysah menyampaikan bahwa keberhasilannya menjadi Juara 1 merupakan hasil dari proses latihan yang dilakukan secara konsisten. Meskipun sempat merasa gugup ketika memasuki arena pertandingan, keyakinan terhadap proses latihan serta doa menjadi bekal utama untuk tampil maksimal hingga meraih kemenangan.
"Saya merasa sangat gugup ketika hari pertandingan tiba. Namun, semua perjuangan selama latihan akhirnya terbayar. Menurut saya, kunci utamanya adalah terus berdoa kepada Allah SWT, konsisten berlatih, tidak mudah menyerah, dan percaya pada proses," ungkap Maulana.
Keberhasilan kedua atlet tersebut sekaligus menjadi langkah awal menuju persiapan PORPROV Jawa Timur 2027 melalui Puslatkot Kota Malang. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk terus mengembangkan potensi, menjaga semangat sportivitas, dan mengharumkan nama almamater melalui prestasi di tingkat regional maupun nasional.