MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY_Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., menegaskan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam membentuk lulusan yang siap menghadapi tantangan kehidupan. Pesan tersebut disampaikan dalam pidato Wisuda Periode II Tahun 2026 yang digelar di Gedung Sport Center Kampus I. Sabtu, 20 Juni 2026.

Di hadapan 800 wisudawan beserta keluarga, Prof. Ilfi menjelaskan bahwa proses pendidikan di UIN Malang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter kepemimpinan. Menurutnya, mahasiswa selama menempuh pendidikan telah ditempa untuk menjadi solution leader yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara. “Ini tidak mudah, bagaimana mahasiswa ditempa menjadi solve leader, bagaimana menjadi pemimpin di masyarakat, menjadi pemimpin bagi bangsa dan negara ini,” ujar Prof. Ilfi.
Prof. Ilfi juga menegaskan bahwa UIN Malang memiliki ciri khas yang membedakannya dari perguruan tinggi Islam lainnya, yaitu kewajiban tinggal di Ma’had Al-Jami’ah selama satu tahun serta program pembelajaran bahasa asing yang juga wajib ditempuh selama satu tahun tanpa biaya tambahan. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan cita-cita para pendiri kampus yang harus terus dipertahankan. “Jangan pernah menghapus kewajiban ma’had dan belajar bahasa asing selama satu tahun. Inilah cita-cita pendiri UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sejak awal,” tegasnya.
Lebih lanjut, Prof. Ilfi menjelaskan bahwa kehidupan di ma’had tidak hanya mengajarkan ilmu keagamaan, tetapi juga membentuk kemampuan hidup bersama, menghargai sesama, dan membangun kepedulian sosial. Ia menilai pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika terjun ke tengah masyarakat. “Di awal mungkin terasa terpaksa, tetapi pada akhirnya mahasiswa mendapatkan banyak manfaat. Mereka belajar hidup bersama, belajar menghormati dan menghargai orang lain,” ungkapnya.
Menutup pidatonya, Prof. Ilfi berpesan agar para lulusan tetap menjaga nilai-nilai yang telah dipelajari selama di UIN Malang. Ia mengingatkan agar para wisudawan tidak mudah berputus asa ketika menghadapi berbagai ujian kehidupan serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Terbanglah ke mana pun kalian inginkan, tetapi tetap pijaklah bumi untuk menjadi manusia yang rendah hati. Lulusan UIN Malang bukanlah insan yang tidak beradab, tetapi lulusan yang ramah kepada sesama manusia, ramah kepada alam, dan ramah kepada lingkungan,” pesannya. Di akhir sambutan, Prof. Ilfi juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua atas perjuangan mereka mendampingi putra-putrinya hingga berhasil menyelesaikan pendidikan di UIN Malang.