Skip to Content

Kawal KIP Kuliah, Basri: Harus Amanah, Transparan, dan Tepat Sasaran

June 10, 2026 by
Kawal KIP Kuliah, Basri: Harus Amanah, Transparan, dan Tepat Sasaran
Ajay
BATU | MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY– Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sebagai salah satu program unggulan pemerintah harus terus dikawal dengan penuh tanggung jawab agar mampu memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Pesan tersebut disampaikan Associate Professor Drs. H. Basri, M.A., Ph.D saat mewakili Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, dalam Forum Wakil Rektor dan Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Keagamaan se-Indonesia yang digelar di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Rabu 10 Juni 2026.
Mengawali sambutannya, Basri menyampaikan salam dari Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang berhalangan hadir karena agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan. Meski demikian, Prof. Ilfi menitipkan pesan penting terkait pelaksanaan Program KIP Kuliah yang selama ini menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi.

"KIP Kuliah merupakan program strategis yang harus dilaksanakan dengan penuh amanah, transparan, dan akuntabel. Dengan tata kelola yang baik, program ini akan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa yang membutuhkan," ujar Basri.

Menurutnya, keberhasilan Program KIP Kuliah tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari dampak yang dihasilkan dalam membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengenyam pendidikan tinggi. Karena itu, seluruh perguruan tinggi diharapkan dapat menjaga integritas dalam proses seleksi, penyaluran, hingga pendampingan mahasiswa penerima KIP Kuliah.

Basri menegaskan bahwa program tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki potensi akademik yang baik.

Pada kesempatan yang sama, Basri juga memperkenalkan perkembangan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang dalam beberapa tahun terakhir terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Kampus yang dikenal dengan konsep integrasi ilmu dan agama tersebut kini telah memiliki empat kawasan kampus yang tersebar di beberapa wilayah, yakni Kota Malang, Kota Batu, dan Turen, Kabupaten Malang.

Perluasan kawasan kampus tersebut menjadi bagian dari upaya UIN Malang dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperluas akses pembelajaran, serta memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul dan bereputasi internasional.

"Hal ini menunjukkan bahwa UIN Malang terus mengalami perkembangan yang signifikan, baik dari sisi infrastruktur, layanan akademik, maupun kontribusinya dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia," tegasnya.

Forum yang dihadiri para pimpinan bidang kemahasiswaan dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan se-Indonesia tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi dan menyamakan persepsi dalam pengelolaan Program KIP Kuliah. Melalui koordinasi yang baik, diharapkan program ini semakin berkualitas dan mampu mencetak generasi unggul yang akan menjadi penggerak pembangunan bangsa di masa depan.


Editor: Humas
Reporter: Abadi Wijaya
Fotografer: Ajay
Kawal KIP Kuliah, Basri: Harus Amanah, Transparan, dan Tepat Sasaran
Ajay June 10, 2026
Share this post
Tags
Archive