Daftar Kategori: Berita


EDUKASI PENTING BAGI MASYARAKAT TENTANG COVID-19
Iffatunnida Rabu, 23 September 2020 . in Berita . 47 views
2967_wen.jpg

GEMA-Ditetapkannya pesantren sebagai cluster baru penyebaran Covid-19 (Corona Virus Disease) di Indonesia tentu menjadi concern bagi pemerintah. Melalui webinar yang diselenggarakan Halal and Thoyyib Center (HTC) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Kasubdit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Ditjen Pendis Kemenag, Suwendi menegaskan bahwa pesantren harus memiliki edukasi yang memadai untuk menanggulangi Covid-19, Rabu (23/9).
Edukasi yang bisa diberikan ialah bagaimana masyrakat harus mengubah gaya hidup selama masa pandemi. Hingga saat ini, masih banyak orang yang tidak sepenuhnya menyadari pentingnya untuk tetap selalu higienis. Seperti menggunakan masker dengan benar dan membawa hand sanitizer. “Kita tidak sadar, segala hal yang kita pegang itu bisa saja jadi perantara banyak penyakit, termasuk Covid,” tutur Suwendi. Membawa hand sanitizer, menurutnya, sangat diperlukan karena kita tidak selalu punya akses untuk mencuci tangan dengan air.
Suwendi mengapresiasi HTC UIN Malang dengan mengadakan webinar yang memberikan edukasi terutama kepada mereka yang mengelola pesantren. Tak hanya itu, salah satu materi yang diberikan juga menurutnya sangat bermanfaat, yakni membuat hand sanitizer dengan bahan-bahan yang sudah ada di sekitar kita. “Ilmu mahal seperti ini kita apresiasi karena HTC UIN Malang bersedia membagikannya dengan gratis untuk kepentingan kita semua,” ujarnya. (nd)

Lebih Lanjut »
JADIKAN OBJEK AGAR TIDAK PUNAH
Iffatunnida Selasa, 22 September 2020 . in Berita . 51 views

 

2966_sem.jpg

GEMA-Setelah mengisi workshop khusus bagi calon guru besar di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Irwan Abdullah mengisi seminar yang diprakarsai Pusat Studi Sosial Budaya di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Selasa (22/9). Seminar terbatas tersebut fokus pada kearifan sosial budaya Indonesia sebagai topik penelitian. Peserta seminar yang bertempat di Aula Gedung Rektorat lt. 5 itu ialah para dosen UIN Malang dari berbagai program studi.
Prof. Irwan menuturkan tidak sulit menemukan objek penelitian di Bidang Sosial Budaya selama calon peneliti peka. Pasalnya, banyak yang merasa, tidak ada kearifan lokal yang bisa dijadikan objek penelitian. Ada beberapa kearifan lokal di sekitar kita yang bisa dijadikan topik penelitian.
Etika dan hukum yang berlaku di suatu komunitas, menurut Prof. Irwan, sangat menarik untuk dibahas. Karena walau di area yang sama, bisa jadi ada beberapa macam komunitas yang juga berimbas pada perbedaan hukum. Calon peneliti juga bisa menggali informasi dari kelembagaan sosial atau adat di suatu wilayah. Tak hanya itu, falsafah hidup yang dipegang komunitas tertentu juga dapat dijadikan topik riset. “Selain itu, ada juga sumber-sumber tertulis seperti kitab yang dijadikan pedoman. Jangan biarkan kitabnya sampai rusak tanpa diteliti,” papar profesor asal Aceh ini.
Dengan menjadikannya sebagai topik penelitian, kearifan lokal di suatu daerah akan tetap terjaga. Karena, ada dokumentasi tertulis yang membahas kebudayaan tersebut sehingga dapat dipelajari oleh generasi selanjutnya.
Seminar yang dibatasi untuk 100 peserta ini merupakan salah satu rangkaian Dies Maulidiyah UIN Malang yang ke-59. Tahun ini, pihak kampus mengusung tema Revolusi UIN Maliki Malang Menuju Smart Islamic University. (nd)

Lebih Lanjut »
JANGAN PULANG SEBELUM TULISAN RAMPUNG
Iffatunnida Senin, 21 September 2020 . in Berita . 102 views
2959_gubesss.jpg

GEMA-Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) memulai pembekalan para calon profesor di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Senin (21/9). Sebanyak 20 dosen bergelar doktor masuk dalam gelombang pertama Bimtek Penulisan Artikel Jurnal Bereputasi Internasional. Sebelum dikirim ke Yogyakarta untuk dilatih lebih intensif lagi, mereka mendapatkan materi awal di kampus. Guru besar dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Prof. Dr. Irwan Abdullah pun didatangkan.
Selama seminggu nantinya di Yogyakarta, Prof. Irwan menegaskan, seluruh calon profesor harus siap menyusun dua artikel ilmiah sekaligus. Pada prosesnya, mereka harus menghasilkan setidaknya satu artikel yang siap dikirimkan ke jurnal Scopus. “Tidak boleh pulang kalau artikelnya belum selesai,” tegas Guru Besar Bidang Ilmu Antropologi tersebut.
Menurutnya, menulis adalah proses sistematis. Ia tidak bisa dilakukan dengan terburu-buru atau instan. Ada beberapa proses yang harus dilalui sebelum sebuah artikel itu dikatakan jadi. Bahkan ditolak oleh redaktur jurnal pun adalah proses. “Tidak boleh malu kalau artikelnya ditolak, apalagi putus asa dan berhenti menulis,” pesannya.
Ia mengungkapkan, ada satu hal krusial yang membuat sebuah artikel ditolak oleh jurnal terindeks Scopus. Yakni, tidak adanya transparansi data. “Data sendiri setidaknya ada tiga, tergantung mana yang kita tulis di metode penelitian,”ujar Prof. Irwan.
Ia memaparkan lebih lanjut tentang tiga data itu. Pertama, penulis lupa menuliskan hasil wawancara dalam kutipan di bodi artikel. Kedua, hasil observasi langsung tidak dimasukkan, entah itu berupa foto atau narasi. Terakhir, apa yang dibaca dalam sumber rujukan tidak dikutip dalam artikel kita. “Kalau hal-hal ini tidak ditulis, artikel akan dikira hasil karangan,” jelasnya. (nd)

Lebih Lanjut »
PROF. IRWAN: TRADISIKAN 150 KATA SETIAP PAGI
Iffatunnida Senin, 21 September 2020 . in Berita . 175 views
2958_gubess.jpg
REKTOR UIN Malang membuka Bimtek yang dikhususkan bagi calon guru besar.

GEMA-Rangkaian Bimbingan Teknis Penulisan Artikel Jurnal Bereputasi Internasional yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Malang dimulai. Sebagai permulaan, Prof. Dr. Irwan Abdullah dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mempersiapkan calon guru besar untuk mulai merumuskan topik yang akan dibahas dalam artikel ilmiah, Senin (21/9). Workshop yang bertempat di Ruang Meeting Gedung Rektorat lt.3 dilaksanakan hingga sore hari.
Prof. Irwan mengatakan, untuk memulai menulis memang membutuhkan usaha yang sangat luar biasa. Pasalnya, tidak gampang menata niat apalagi merealisasikannya. Namun, bukan berarti kita tetap santai dan akhirnya tidak menghasilkan karya ilmiah.
Untuk mulai menghapus rasa malas, Prof. Irwan menyarankan agar ada hal yang harus dibiasakan, yakni menulis beberapa paragraf. “Kalau saya ajarkan ke mahasiswa, setiap pagi tulis satu paragraf. Itu sudah dapat sekitar 150 kata,” tuturnya. Jika dibiasakan, maka dalam sebulan, ada sekitar 4.000 kata yang akan terkumpul. “4.000-an kata itu sudah jumlah ideal bagi sebuah artikel ilmiah di jurnal terindeks Scopus,” lanjutnya.
Jika, masih kata Prof. Irwan, dalam sebulan seorang dosen bisa menghasilkan satu artikel, maka dalam setahun total 10 artikel. “Kalau ada banyak artikel begini kan kita tidak bingung misal satu atau dua artikel ditolak oleh redaktur jurnal,” ujar Guru Besar Ilmu Antropologi. (nd)

Lebih Lanjut »
IRJEN KEMENAG LAKUKAN MONEV SKB CPNS DI UIN MALIKI
Abadi Wijaya Senin, 21 September 2020 . in Berita . 108 views
2956_monev1.jpg


GEMA-Memasuki hari ke-7 rangkaian kegiatan SKB CPNS tahun 2019 di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Tim panitia seleksi UIN Maliki mendapat kunjungan langsung dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI. Berlokasi di Gedung B kampus 1 UIN Maliki Malang, tamu agung dari Irjend Kemenag tersebut mendapat sambutan yang ramah oleh rektor yang didampingi oleh Kepala Biro(Kabiro) AUPK, Kepala OKH serta Kepala Bagian(Kabag) Umum UIN Maliki Malang. Minggu(20/9)
Tujuan dari kunjungan perwakilan Irjend Kemenag pusat ini adalah untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara langsung di lokasi pelaksanaan SKB CPNS 2019 di UIN Maliki Malang. Menurut Halilur Rohman begitu sapaan akrabnya, mengatakan bahwa ia bersyukur karena pelaksanaan tes SKB CPNS di UIN Maliki Malang sudah berjalan seperti prosedur yang ditetapkan. “Alhamdulillah, kami telah memantau langsung tes wawancara dari SKB CPNS di kampus UIN Malang, para panitianya semua sigap dan tesnya berjalan dengan baik,”ungkapnya. Kemudian ia juga berharap semoga tes CPNS di Malang Raya umumnya bisa berjalan dengan lancar dan sukses. Khusus di UIN Maliki Malang, ia berharap semoga dari tes CPNS kali ini bisa mendapatkan para staf dan dosen baru yang berkualitas sehingga mampu mendukung terwujudnya visi misi dari UIN Maliki Malang.

2957_monev2.jpg


Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H. Abdul Haris, M.Ag, dalam kesempatan yang sama menambahkan bahwa pelaksanaan tes CPNS kali ini memang dilakukan sesuai dengan kriteria aturan yang berlaku dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19. Hal senada pun juga ia ungkapkan bahwa harapan dari pelaksanaan tes CPNS ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Kemudian bisa mendapatkan para pegawai dan tenaga pendidik yang memiliki skill serta kompetensi yang sesuai dan dibutuhkan oleh UIN Maliki Malang. “Semoga semuanya aman dan tesnya berjalan dengan sukses,”pungkasnya.(ptt)

Lebih Lanjut »
PSIKOTES CPNS KEMENAG 2019 SERENTAK SE-INDONESIA
Abadi Wijaya Jumat, 18 September 2020 . in Berita . 74 views
2955_skb-psikotes.jpg
112 peserta SKB CPNS Formasi 2019 tengah mengikuti Ujian Psikotes di Aula Rektorat UIN Malang.

GEMA-Tahapan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Kementerian Agama formasi tahun 2019 memasuki tahap kedua yaitu Psikotes. Peserta yang sebelumnya berjumlah 114 menjadi 112 peserta dikarenakan dua peserta tidak hadir tanpa ada konfirmasi pada panitia, Jumat (18/9). Sebelum memasuki tempat ujian Psikotes, seluruh peserta harus melalui prosedur kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 (Corona Virus Disease). Seperti, pengecekan suhu tubuh dan menggunakan hand sanitizer.

Kepala Organisasi Kepegawaian dan Hukum (OKH) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Umihanik menjelaskan bahwa pelaksanaan Ujian Psikotes untuk CPNS ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia. Panitia lokal yang mendapat mandat sebagai tempat tes harus menyiapkan segala kebutuhan demi menunjang kelancaran ujian. Tidak seperti tahun sebelumnya, Psikotes dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test-Badan Kepegawaian Negara (CAT-BKN). "Semua sudah kami persiapkan agar berjalan lancar," tambahnya.

Bobot tahap SKB, lanjut Umihanik, terbagi menjadi 3, yakni Psikotes 30%, Praktik Kerja 35%, dan Wawancara 35%. Tes wawancara sendiri akan dilaksanakan selama tiga hari pada 19-21/9. Tes wawancara bertempat di Gedung Perkuliahan B UIN Malang dan dibagi menjadi tiga gelombang. "Setiap penguji bertanggung jawab mewawancarai 37 orang setiap harinya," jelasnya.

Ia menambahka, kelulusan peserta merupakan hasil kerja peserta itu sendiri. Penilaian dilakukan secara transparan dan tidak ada permainan apalagi praktik nepotisme. "Kelulusan tahap SKB CPNS ditentukan dari hasil akumulasi nilai yang sudah ditentukan panitia pusat," terangnya. (aj/nd)

Lebih Lanjut »
REKTOR: JADIKAN RIP RUJUKAN MEMBUAT RENSTRA
Iffatunnida Rabu, 16 September 2020 . in Berita . 133 views
2953_rip1.jpg

GEMA-Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag. menegaskan bahwa rencana strategis yang telah dirumuskan dalam RIP (Rencana Induk Pengembangan) harus diketahui seluruh pimpinan. Hal ini ia tuturkan pasca presentasi oleh Koordinator Tim Perumus RIP di Ruang Rektor, Rabu (16/9). Dalam membuat renstra di tingkat fakultas dan juga prodi, ia tidak ingin ada yang melenceng dari RIP yang nantinya akan disahkan bersama anggota senat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Rektor melanjutkan, meski telah dirumuskan, tim harus memberi celah beberapa persen untuk perubahan. “Walau sudah ada rujukan, bisa jadi nanti ada hal-hal yang tidak bisa kita prediksi,” lanjutnya. Ini perlu diantisipasi sejak awal karena segala sesuatu akan mengalami perkembangan. Karena itu, review berkala pasti akan dilakukan. “Perubahan di pertengahan bukan berarti rumusan kita jelek, tapi itu proses penyempurnaan,” lugas Prof. Haris.
Ketua Senat UIN Malang Prof. Dr. A. Muhtadi Ridwan, M.Ag. menambahkan, RIP ini nantinya juga akan dipaparkan dalam forum senat. Ia berharap akan ada masukan positif dari anggota senat demi kebaikan kampus. “Tidak boleh ada yang tidak tahu mengenai dokumen ini,” tegasnya. (nd)

Lebih Lanjut »
TIM PERUMUS PENGEMBANGAN KAMPUS DISAHKAN
Iffatunnida Rabu, 16 September 2020 . in Berita . 149 views
2954_rip2.jpg

GEMA-Bertempat di Ruang Rektor Gedung Rektorat lt. 1, rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengesahkan Tim Perumus RIP (Rencana Induk Pengembangan) Periode 2021-2045, Rabu (16/9). Penandatanganan tersebut disaksikan oleh petinggi kampus hingga dekan di semua fakultas. Sebelumnya, Koordinator Tim Perumus RIP Slamet Ph.D. mempresentasikan rumusan rencana strategis fase 1 (tahun 2021-2025).
Ia menuturkan, timnya telah merencanakan secara matang apa saja yang harus dilakukan setiap tahunnya. Output yang diharapkan di setiap tahun pun ditarget sejak awal baik itu dalam bentuk kegiatan maupun dokumen. Setiap tahun, akan ada evaluasi bersama para pimpinan. “Syukur-syukur kalau kita bisa mencapai target fase satu di pertengahan,” harapnya. Untuk itu, segala data harus dikumpulkan untuk keperluan evaluasi. “Jika tidak ada yang bisa dievaluasi, berarti ada data yang kurang,” papar Slamet. (nd)

Lebih Lanjut »
AKSELERASI CALON GURU BESAR DIPERKETAT
Abadi Wijaya Selasa, 15 September 2020 . in Berita . 128 views
2952_tutik.jpg


GEMA-Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) kembali memprogram akselerasi atau percepatan guru besar di lingkungan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Selasa (15/9). Untuk memaksimalkan hasil, LP2M hanya akan menyertakan 20 peserta. Semua akan didampingi oleh Prof. Dr. Irwan Abdullah dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta untuk menghasilkan artikel ilmiah yang siap dipublikasi di jurnal bereputasi internasional.
Dalam arahannya, Ketua LP2M Prof. Dr. Tutik Hamidah, M.Ag. menegaskan bahwa semua peserta percepatan gubes harus menyatakan kesiapannya secara tertulis. Hal ini dilakukan agar peserta yang sudah mendaftar betul-betul siap mengikuti kegiatan ini hingga tuntas. "Semua peserta akan digembleng langsung bagaimana menulis artikel yang baik hingga submit di jurnal terindeks Scopus," jelasnya.
Tim LP2M merencanakan Yogyakarta sebagai tempat klinik intensif bagi calon profesor UIN Malang tersebut. Target pelaksanaannya dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada 29 September hingga 4 Oktober 2020, sementara gelombang kedua pada 6 hingga 11 Oktober 2020. "Selesai dari ini diharapkan semua peserta harus menghasilkan artikel yang layak submit," harapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kerjasama Dr. Uril Bahruddin mengatakan bahwa program ini sangat membantu menaikkan kualitas UIN Malang. Maka, para pimpinan sangat berharap program ini bisa berjalan dengan baik. Ia juga menitipkan pesan agar para peserta nantinya benar-benar dilatih untuk menghasilkan artikel yg bermutu. "Teknis pelaksanaan percepatan gubes ini sangat penting, sehingga perlu disiapkan secara matang," pintanya.
Semua pimpinan, lanjut Uril, tentu menginginkan rasio yang seimbang antara jumlah prodi, profesor, dan mahasiswanya. Sehingga, mutu lulusan UIN Malang semakin berkualitas. "Meski dalam masa pandemi, semoga pelaksanaan percepatan gubes sukses dan lancar sehingga bisa memberikan manfaat untuk kita semuanya," tuturnya. (aj/nd)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up