Daftar Kategori: Berita


SPI, WUJUDKAN ZONA INTEGRITAS MENUJU WBK DAN WBBM
Abadi Wijaya Rabu, 20 Januari 2021 . in Berita . 88 views
3082_zi.jpg

Reporter: Putut Wahyu Hardiyanto

GEMA-Meski masih dalam masa pandemi Covid-19, tidak sedikitpun menciutkan nyali Satuan Pengawas Internal(SPI) UIN Maulana Malik Ibrahim(Maliki ) Malang dalam usaha mewujudkan Zona Integritas (ZI). Buktinya dengan selalu menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19, Unit yang berkantor pusat di Lt. 4 Rektorat ini menggelar Rapat Pimpinan (rapim) di ruang rektor Lt. 1,Gedung Ir. (HC) Soekarno. Jumat(15/1)

3083_zi2.jpg

Acara yang dipandu langsung oleh Dr. Muhammad In'am Esa, M. Ag selaku ketua SPI UIN Maliki ini bertujuan untuk melakukan koordinasi penyiapan implementasi pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di UIN Maliki Malang. Selain itu, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi Republik Indonesia nomor: 53 tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan kinerja dan Tata cara Review atas laporan kinerja instansi Pemerintah maka saat rapim tersebut juga dilakukan perjanjian kinerja oleh rektor UIN Maliki, Prof. Dr. Abd Haris, M. Ag. 

Dalam kesempatan itu, In'am menyampaikan berbagai capaian tim PMPZI UIN Maliki sesuai tahapannya. Mulai dari tahap perencanaan, proses pembangunan dan pembentukan tim serta yang terakhir terkait alur penilaiannya. "Alhamdulillah kita sudah melalui beberapa tahap dan kali ini memang dibutuhkan evaluasi bersama dari pimpinan terutama oleh Prof. Haris", ucap In'am di sela presentasinya. 

Beberapa hal pun menjadi topik yang begitu penting untuk segera dievaluasi langsung bersama rektor. Adapun 3 hal yang dievaluasi terlebih dahulu dan akhirnya menjadi rekomendasi dari hasil rapim tersebut, antara lain: Pertama, pembentukan tim work Zona Integritas di setiap fakultas, program pascasarjana(PPS), lembaga atau Unit kerja. Kedua, penunjukkan Agen Perubahan (agent of change) di masing-masing Fakultas, PPS, lembaga atau Unit Kerja. Ketiga, Agenda inovasi tahun 2021(roadmap inovasi) yang bisa difokuskan pada peningkatan layanan internal-eksternal, produktivitas serta efisiensi. Hal ini termasuk inovasi dalam menghasilkan nilai tambah dalam pemanfaatan aset(SDM, SDA, SDNA, dll). 

Dalam tanggapannya di akhir acara, Prof. Haris berharap sebelum jatuh tempo saat penilaian ZI nanti maka semua kebutuhan atau pun itu hal pendukungnya bisa terpenuhi. Sehingga dengan begitu masih kata Prof. Haris, UIN Maliki Malang bisa benar-benar mewujudkan WBK dan WBBM di semua sektor unit baik pelayanan akademik maupun non-akademik. Mulai dari atasan sampai pada staf atau seluruh pegawai UIN Maliki Malang.(ptt)

Lebih Lanjut »
UIN KOMITMEN WUJUDKAN LEMBAGA BERSIH DARI KORUPSI
Abadi Wijaya Rabu, 20 Januari 2021 . in Berita . 112 views
3080_zi.jpg
Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag saat memberikan pengarahan.

Reporter: Putut Wahyu Hardiyanto


GEMA-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah mencanangkan untuk berkomitmen mewujudkan Zona Integritas(ZI) yakni menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani(WBBM). Hal itu lebih diperkuat lagi dengan adanya penandatanganan Deklarasi Zona Integritas yang saat itu bersamaan dengan upacara peringatan HAB ke-75 Kemenag RI(5/1). Selanjutnya, dalam acara penyerahan SK Perpanjangan Kontrak Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan BLU serta Penyerahan SK Jabatan Pelaksana bagi Tenaga Kependidikan BLU tahun 2021, yang berlangsung di Aula Gedung Rektorat Lt.5, Rektor UIN Maliki, Prof. Dr. Abd Haris,M.Ag menegaskan kembali terkait Reformasi Birokrasi & Zona Integritas(RBZI) kepada para calon penerima SK. Senin-Selasa(18-19/1)
Prof. Haris sapaan akrab Rektor UIN Maliki Malang dalam arahannya menghimbau untuk menuju WBK dan WBBM itu maka semua para tenaga Pendidik maupun Kependidikan harus mampu memberikan pelayanan sebaik-baiknya dan pastinya tidak menyalahi atau melanggar aturan yang berlaku. Selanjutnya, masih kata rektor asal Lamongan ini bahwa untuk mewujudkan Zona Integritas di UIN Maliki Malang tidak hanya dilakukan oleh para atasan, pimpinan universitas ataupun fakultas dan kepala unit saja, namun keberadaan dan peran para pegawai pun sangatlah dibutuhkan.
“Oleh karena itu peran bapak ibu sekalian sangatlah penting apalagi untuk mewujudkan Zona Integritas ini diperlukan tekad yang baik, bersungguh-sungguh dan dibutuhkan pula hal-hal yang mendukungnya. Tidak mungkin itu semuanya terwujud apabila hanya pimpinan saja tanpa diikuti oleh semua staf/pegawai baik sebagai dosen maupun tenaga kependidikan”, ucap Prof. Haris di akhir sambutannya.
Hadir saat acara, Kabiro Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan (AUPK) Drs. A. Heru Achadi Hari,M.Si, Ketua OKH ,Umik Hanik dan para staf yang terkait. Sesuai anjuran penerapan protokol kesehatan pencegahan covi-19, maka acara tersebut dilakukan selama dua hari dengan tujuan menghindari kerumunan. Para hadirin pun wajib menggunakan masker dan saling menjaga jarak.(ptt)

Lebih Lanjut »
REKTOR: FOKUS PENGEMBANGAN SDM & KAMPUS
Iffatunnida Selasa, 19 Januari 2021 . in Berita . 141 views
3079_skstaf.jpg
REKTOR UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menandatangani SK Perpanjangan Kontrak bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

GEMA-Rektor Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag. mengumpulkan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan Non-PNS di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk menyerahkan perpanjangan Surat Kontrak Kerja. Sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19, acara dibagi menjadi dua hari, Senin dan Selasa (18-19/1), di Aula Gedung Rektorat lt.5. Selain itu, peserta juga mendapat pengarahan langsung dari rektor.
Ada dua rencana pengembangan pokok yang menjadi fokus rektor, yakni sumber daya manusia (SDM) dan kampus. Terkait SDM, ia menghimbau kepada seluruh tenaga pendidik untuk segera memenuhi persyaratan menuju pangkat tertinggi, guru besar. Hingga saat ini, sudah ada 25 profesor dari 43 target yang dibidik rektor. "Semoga sebelum masa jabatan saya habis, sudah ada 35 bahkan memenuhi 43 profesor di UIN Malang," harapnya.
Selain itu, ia pun memberikan kesempatan kepada tenaga kependidikan yang sehari-harinya melayani urusan akademik mahasiswa. Izin studi lanjut akan dikabulkan pihak kampus. "Dengan catatan, selama studi yang diambil sesuai bidang, tugas dan fungsinya agar bisa digunakan secara maksimal untuk mengabdikan diri," tutur Prof. Haris.
Mengenai pengembangan kelembagaan, pihaknya lebih menitikberatkan pada penambahan prodi S2 dan S3 di Pascasarjana. Dalam waktu dekat, kata rektor, SK kementerian akan turun untuk pembukaan S3 Prodi Ekonomi Syariah, S3 Prodi Hukum Keluarga, dan S2 Prodi Bahasa Arab. "Dan saat ini juga kami sedang proses persiapan untuk mengajukan pembukaan S2 Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan S3 Prodi Pendidikan Matematika," papar Prof. Haris pasca menandatangani dan memberikan SK secara simbolis kepada staf.

Lebih Lanjut »
REKTOR SETUJUI PENYESUAIAN UKT 612 MAHASISWA
Iffatunnida Selasa, 19 Januari 2021 . in Berita . 144 views
3078_skukt.jpg


GEMA-Minggu pertama 2021, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag. mengeluarkan keputusan persetujuan penyesuaian Uang Kuliah Tunggal (UKT), Senin (4/1). Persetujuan ini berdasarkan rapat pimpinan yang khusus membahas penyesuaian biaya perkuliahan semester genap pada 22 Desember 2020. Hasil rapat itu dituangkan dalam Surat Keputusan Rektor No. 6 Tahun 2021 tentang Penyesuaian UKT Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021.
Pada SK tersebut, rektor menyatakan biaya penyesuaian UKT diberikan kepada mahasiswa Program Sarjana strata satu (S1). Ada beberapa ketentuan dikabulkannya biaya penyesuaian UKT. Pertama, mereka adalah mahasiswa aktif di semester 2 hingga 8. Kedua, penyesuaian biaya diberikan kepada mahasiswa yang kurang mampu dengan memberikan lampiran bukti dari pengurus desa asal dan surat keterangan penghasilan orang tua. Selanjutnya ialah persyaratan indeks prestasi semester sebelumnya; 3,25 untuk prodi non kedokteran dan 3,00 untuk prodi kedokteran.
Menurut keterangan yang tertulis dalam SK tersebut, penyesuaian UKT hanya diberikan sekali selama masa studi mahasiswa di kampus. Berikut adalah jumlah mahasiswa tiap fakultas yang mendapat persetujuan penyesuaian UKT. 119 mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, 135 mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi, 98 mahasiswa Fakultas Syariah, 64 mahasiswa Fakultas Humaniora, 67 mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, 59 mahasiswa Fakultas Psikologi, dan 70 mahasiswa Fakultas Ekonomi.

Lebih Lanjut »
PROF. RETNO: TINJAU MANFAAT HABBATUSSAUDA
Iffatunnida Kamis, 14 Januari 2021 . in Berita . 126 views
3073_retno2.jpg

GEMA-Makin maraknya alternatif penyembuhan serta pencegahan sindrom metabolik di kalangan masyarakat membuat para peneliti makin giat mempelajari kegunaan bahan atau tumbuhan di sekitar. Salah satunya ialah dosen senior Jurusan Biologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Retno Susilowati, M.Si. Orasi ilmiah yang menjabarkan manfaat jinten hitam disampaikan di momen pengukuhannya sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Biologi di Aula Gedung Rektorat lt. 5, Selasa (12/1).
Jinten hitam, atau yang juga dikenal sebagai habbatussauda, memang baru marak beberapa tahun ini sebagai alternatif untuk beragam penyakit. Namun, seperti yang dikutip Prof. Retno, sejak era Rasulullah SAW, jinten hitam sudah disebut memiliki banyak khasiat. Terbukti bahwa hal tersebut tertulis dalam hadis shahih riwayat Bukhari dan Muslim.
Dalam pemaparannya, setidaknya ada tujuh manfaat jinten hitam menurut hasil penelitian Prof. Retno. Salah satunya ialah sebagai anti resistensi insulin. Jika dibandingkan dengan obat metformin, standar obat bagi penderita diabetes, jinten hitam memberi efek positif yang lebih besar.
Namun, tidak ada ilmu pasti yang bisa dihasilkan oleh manusia. Sebagai makhluk Allah, Prof. Retno menyatakan bahwa manusia hanya bisa berusaha. “Tentu pengobatan menggunakan habbatussauda adalah ikhtiar manusia. Kesembuhan yang didapat adalah atas izin Allah,” jelasnya. Pengobatan alternatif ini bisa saja kurang berhasil bagi sebagian orang karena beberapa faktor. Seperti, kecocokan dosis, waktu pengobatan, serta ada atau tidaknya penghambat dalam tubuh. (nd)

Lebih Lanjut »
PROF. AGUNG SEDAYU: BERKACA PADA MASJID TRADISIONAL
Iffatunnida Selasa, 12 Januari 2021 . in Berita . 162 views
3072_agung-sedayu2.jpg

GEMA-Menurut hasil penelitian yang dilakukan pada 2019, pembangunan gedung baru menghasilkan 38 persen dari total emisi karbondioksida yang tentunya mengancam energi global. Hal ini disampaikan Prof. Dr. Agung Sedayu, MT. dalam orasi ilmiah pengukuhannya sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Teknik Sipil (Manajemen Konstruksi), Selasa (15/1). Masalah tersebut muncul karena material yang digunakan saat pembangunan tidak ramah lingkungan.
Akibatnya, lanjut Prof. Agung, banyak kasus limbah bangunan yang tidak dapat didaur ulang dan mengotori lingkungan. Lebih lanjut, limbah ini menjadi salah satu sumber polusi yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga sekitar bangunan baru. Berlatar belakang masalah lingkungan ini, ia pun mencoba meneliti struktur bangunan-bangunan tradisional di Indonesia. Terlebih khusus, ia mengambil masjid-masjid kuno di tanah Jawa sebagai contoh studi kasusnya. Seperti Masjid Sunan Ampel Surabaya, Masjid Jami’ Kota Malang, Masjid Agung Demak, dan lainnya.
Dalam hasil risetnya, ia menemukan bahwa masjid tradisional tersebut menerapkan konsep Green Building and Sustainable Construction. Meski dibangun pada masa lampau, masjid-masjid itu sudah sesuai dengan bangunan ideal yang diimpikan para ahli konstruksi di masa modern ini.

3069_agung-sedayu.jpg


Profesor termuda di UIN Malang itu menjelaskan, material yang dipakai untuk membangun masjid tradisional hanya menggunakan bahan yang bersifat recycle dan reuse. “Seperti penggunaan kayu dan batu alam sebagai pondasi dan lantai serta dinding masjid,” papar Bapak kelahiran 1978 ini.
Dengan memanfaatkan kayu, misalnya, limbahnya pun akan dapat digunakan kembali. Tak hanya itu, batu alam yang dijadikan lantai dan dinding memberi kesejukan alami saat beribadah. “Apalagi di masjid tradisional biasanya memiliki ventilasi dan jendela yang sangat besar,” ia menambahkan, “Secara keseluruhan,material alami serta rancang bangun masjid disesuaikan dengan iklim tropis Indonesia.” (nd)

Lebih Lanjut »
PROF. TURMUDI INGIN PATAHKAN STIGMA TENTANG MATEMATIKA
Iffatunnida Selasa, 12 Januari 2021 . in Berita . 111 views
3074_turmudi2.jpg

GEMA-Berpuluh tahun menjadi dosen di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Turmudi, M.Si. akhirnya dikukuhkan menjadi guru besar. Pengabdiannya sebagai dosen Jurusan Matematika di Fakultas Sains dan Teknologi dibuktikan dengan pangkat tertinggi di bidang akademik, Selasa (15/1). Sebagai salah satu Matematikawan, ia ingin menghilangkan stigma mengenai Matematika sebagai ilmu yang paling sulit. Karenanya, saat dilantik menjadi Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Matematika, ia pun berbagi mengenai pendekatan pembelajaran yang dapat membantu guru/dosen sekaligus siswa/mahasiswa untuk lebih bisa memahami Matematika dengan segala filosofisnya.
Metafora skafolding disebutnya sebagai salah satu pendekatan ideal untuk belajar Matematika yang tak sekadar hafalan rumus. “Untuk mudah memahami Matematika, maka ada masalah dasar yang harus dipahami terlebih dahulu,” tutur Bapak kelahiran Kabupaten Tulungagung ini.
Ada empat tahapan, lanjut Prof. Turmudi, yang setidaknya harus dilalui seseorang saat memecahkan soal Matematika. “Keempat tahapan ini terangkum dalam strategi yang disebut Heuristik Polya, yakni memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, dan mengecek kembali,” jelas profesor yang bertambah usia setiap 5 Oktober tersebut.
Saat melalui tahapan-tahapan itu, maka pengajar harus mengenalkan alat bantu yang bernama skafolding. Dengan skafolding, maka pembelajaran dapat terkontrol dan terarah. Peserta didik, dalam prosesnya, juga akan memunculkan banyak self-questions yang tentunya membantu mereka mengembangkan pemahaman terhadap suatu masalah dalam Ilmu Matematika. (nd)

Lebih Lanjut »
FAKULTAS SAINS & TEKNOLOGI HADIAHKAN 3 PROFESOR BARU 
Iffatunnida Selasa, 12 Januari 2021 . in Berita . 177 views
3066_3prof.jpg
JAJARAN Senat UIN Malang mengukuhkan tiga guru besar dari Fakultas Sains dan Teknologi

 

GEMA-Belum genap dua minggu memasuki 2021, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mengadakan gawe akbar akademik. Tiga dosen senior sekaligus dikukuhkan menjadi guru besar. Ketiganya berasal dari Fakultas Sains dan Teknologi, Prof. Dr. Turmudi, M.Si. (Bidang Ilmu Pendidikan Matematika), Prof. Dr. Retno Susilowati, M.Si. (Bidang Ilmu Biologi), dan Prof. Dr. Agung Sedayu, MT. (Bidang Ilmu Teknik Sipil (Manajemen Konstruksi)).

3067_1.jpg

Pengukuhan ini tentu menjadi salah satu prestasi yang kembali ditorehkan fakultas tersebut dalam menghasilkan profesor demi peningkatan imej kampus berlogo Ulul Albab ini. Dengan memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, acara Rapat Terbuka Senat UIN Maulana Ibrahim Malang dalam Rangka Pengukuhan Guru Besar Fakultas Sains dan Teknologi dilaksanakan dengan khidmat di Aula Gedung Rektorat lt.5. Peserta ialah dosen Fakultas Saintel dan juga undangan yang notabene ialah kerabat para profesor. Meski begitu, sivitas akademik lain yang ingin turut menyaksikan acara ini dapat mengikutinya melalui kanal resmi UIN Malang di laman media sosial YouTube. Pihak petinggi kampus berharap, para dosen lain yang sedang berproses menuju guru besar dapat meningkatkan motivasi untuk menggapai posisi akademik teratas.
Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, dalam sambutannya melalui video berharap para profesor dapat mempertanggungjawabkan keilmuan yang diemban. Ia mendorong seluruh sivitas akademik di lingkungan PTKIN dan PTKIS untuk meningkatkan kualifikasi akademiknya untuk mencapai pangkat tertinggi. "Berani jadi dosen maka harus berani jadi profesor," tegasnya. (nd)

Lebih Lanjut »
UPACARA HAB KE-75 KEMENAG RI DI MASA PANDEMI HANYA DIIKUTI PARA PIMPINAN SAJA
Abadi Wijaya Selasa, 5 Januari 2021 . in Berita . 184 views
3062_hab1.jpg


GEMA-Upacara memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-75 Kementerian Agama Republik Indonesia di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berlangsung dengan hikmad. Meski masih dalam masa pandemi COVID-19, pastinya dengan selalu menjalankan protokol kesehatan yang ketat.Hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi warga kampus berlogo Ulul Albab ini untuk secara langsung mengikuti upacaranya di Lapangan Utama kampus 1 UIN Maliki Malang. Selasa (5/1).
Dalam kesempatan ini, Prof. Dr. Abd. Haris, M. Ag rektor UIN Maliki selaku pembina upacara menyampaikan beberapa amanat pidato Menteri Agama pada HAB kali ini, yakni tentang semangat Kementerian Agama yang baru terutama dalam hal pengelolaan di wilayah Kemenag.
Dijelaskannya terkait amanat dari pimpinan Kemenag yang baru tersebut antara lain : Pertama, membahas manajemen pelayanan dan tata kelola birokrasi yang harus semakin baik, termasuk di dalamnya pelayanan penyelenggaraan haji dan umrah, pendidikan agama dan keagamaan, serta pusat pelayanan keagamaan. Menurut rektor asal Lamongan ini, UIN Maliki sebagai instansi pendidikan tinggi Islam di bawah Kemenag RI juga harus mampu meningkatkan pelayanannya kepada siapa pun baik itu para pengguna jasa dan juga masyarakat pada umumnya. Apalagi semakin tahun, peminat yang ingin masuk ke UIN Maliki semakin bertambah banyak. Oleh karena itu, dengan keterbatasan yang ada Prof.Haris mengajak seluruh warga UIN Maliki agar mengoptimalkan secara maksimal semua pelayanan di setiap sektor atau unit kampus. "Jika di jenjang pendidikan S-1 kita memang belum bisa menambahkan jumlah mahasiswa barunya maka bisa kita alihkan penguatan fokus pada maba pascasarjana (S2) dan juga S-3," ucapnya. "Sehingga dengan demikian, lembaga kita bisa bertambah banyak pelayanannya dan juga adanya peningkatan tata kelola birokrasinya," imbuhnya.

3063_hab2.jpg


Kedua, penguatan moderasi beragama. Salah satu penekanan moderasi beragama adalah pada penguatan literasi keagamaan, budaya toleransi, dan nilai-nilai kebangsaan. Apalagi, menurut Prof. Haris bahwa agama Islam sama sekali tidak bertentangan dengan Pancasila dan UUD'45 negara Indonesia. "Kita semua menyakini dengan seyakin-yakinnya Islam adalah agama yang benar dan ditrima Allah SWT. Namun kita sebagai umat Islam tidak boleh memaksakan pada orang lain meskipun demikian kita juga tetap dianjurkan untuk selalu berdakwah dengan cara yang baik, etis sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW. Sehingga kita warga UIN Maliki seyogyanya wajib menyampaikan risalah tersebut dengan tetap mengedepankan sikap tawadhu, tasamuh, dll," terangnya.
Ketiga, membangun persaudaraan atau yang sering disebut dengan ukhuwah. Hal ini meliputi ukhuwah Islamiah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah insaniyah. Melalui usaha bersama merawat persaudaraan umat seagama, memelihara persaudaraan sebangsa dan setanah air dan mengembangkan persaudaraan kemanusiaan. Sekarang ini negara Indonesia memang lagi diterpa masalah yang kemungkinan besar dapat mengacaukan ukhuwah. Namun, lanjut Prof. Haris dalam hal ini ia mengajak kepada para warga UIN Maliki sebagai insan dibawah naungan Kemenag untuk menjadi pelopor dan sudah semestinya wajib membantu menjaga ukhuwah di masyrakat.

3064_hab3.jpg


"Kita sendiri juga tahu di kampus ini ada yang NU ada yang Muhammdiyah, ada PMII ada juga HMI, dsb. itu semua mari kita maknai sebagai media. Jangan sampai ada gesekkan, apalagi diagamakan bahkan dijadikkan hal yang diperjuangkan sampai mati. Jadi yang harus diperjuangkan adalah Islam karena Islam pasti rahmatalill'alamin. Oleh karena dengan Islam mari bangun ukhuwah islamiyah, ukhuwah insaniyah dan ukhuwah wathaniyah,"pungkasnya.
Hadir saat acara para wakil rektor, para kabiro, dekanat fakultas, Direktur pascasarjana, para ketua UPT dan kepala Unit terkait. Sebelum upacara selesai pun diadakan sesi penandatanganan bersama Deklarasi Zona Integritas. (ptt)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up