Daftar Kategori: Berita


PIONIR 2019: BUSANA MUSLIMAH UIN SURABAYA RAIH EMAS
Iffatunnida Sabtu, 20 Juli 2019 . in Berita . 169 views
2292_desainwin.jpg

GEMA-Perwakilan desainer UIN Sunan Ampel Surabaya berhasil menjuarai Lomba Desain dan Peragaan Busana Muslimah pada Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) ke-9, Jumat (19/7). Final lomba ini dihelat di Lippo Plaza Kota Batu. Desain busana muslimah yang menggunakan kain batik khas Madura ini berhasil mencuri perhatian juri ditambah dengan kecantikan model yang membawakan karya hasil busana kontingen asal UIN Surabaya tersebut.
Perpaduan warna merah dan hitam dengan model trendi membuat batik yang dianggap kuno menjadi luar biasa. Wajar jika dewan juri terpikat akan desain perwakilan Kota Pahlawan tersebut. “Hasil karya desainer terlihat lebih menarik ketika diperagakan daripada yang terlihat di gambar,” kata Nanang Inoransyah, salah satu juri. (*/nd)

Reporter: Sofi Alawiyah A.

Lebih Lanjut »
PIONIR 2019: NON UNGGULAN JUARA DEBAT KONSTITUSI
Iffatunnida Sabtu, 20 Juli 2019 . in Berita . 47 views
2290_konswin1.jpg

GEMA-Perhelatan Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) 2019 mungkin tidak akan dilupakan oleh kontingen Debat Konstitusi IAIN Pare-Pare. Tim beranggotakan Wiwin, Riska Angriani, dan Nurul Annisa itu dinyatakan sebagai peraih medali emas dalam cabang lomba tersebut. Pengumuman tersebut mengejutkan bagi pihak kampus tersebut. Pasalnya, mereka masuk dalam tim non unggulan untuk menjadi juara lomba debat konstitusi di PIONIR ke-9 ini.
Riska Anggriani mengungkapkan bahwa mereka tidak menyangka dapat menyabet medali emas. “Tapi kami sangat bersyukur karena kami berasal dari kampus yang jauh dan tidak difavoritkan jadi juara,” tuturnya. Ia juga menjelaskan bahwa dukungan teman-teman dan doa orang tua yang membuat mereka dapat terus konsisten dalam perlombaan itu.
Sebelum perebutan juara satu dilakukan, terlebih dahulu dilaksanakan perebutan juara tiga. Pada babak ini, UIN Walisongo yang beranggotakan Candra Vira Faradillah, Akhmad Arif Khoirudin, dan Annisa Nindia Hayati berhasil keluar sebagai juara tiga setelah melawan IAIN Ambon. Sehingga IAIN Ambon yang beranggotakan Randi Latuconsina, Laode Nofal, dan Rafli Bufakar harus puas memperoleh juara harapan 1.

2291_konswin2.jpg


UIN Sunan Ampel Surabaya yang beranggotakan Yuliana Anggun Pertiwi, Yogo Risnandri, dan Helga Nurmila Sari harus puas duduk di posisi kedua setelah dikalahkan IAIN Pare-Pare. Meskipun didukung penuh oleh penonton yang datang jauh-jauh dari Surabaya, nampaknya Dewi Fortuna belum berpihak pada mereka. Namun, luka UIN Surabaya sedikit terobati setelah Helga Nurmila Sari memperoleh predikat Best Speaker menurut penilaian dewan juri. (*/nd)

Reporter: Lexi Handi Nayana

Lebih Lanjut »
PIONIR 2019: UIN MALANG SANDANG DUTA PTKIN PUTRA-PUTRI
Iffatunnida Sabtu, 20 Juli 2019 . in Berita . 136 views
2289_dutaptkin.jpg

GEMA-Dalam grand final Duta PTKIN 2019 pada Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) ke-9, perwakilan tuan rumah berhasil menyandang gelar juara baik putra maupun putri. Cabang perlombaan Duta PTKIN ini pertama kali digelar dalam PIONIR tahun ini. Lomba ini digelar di Lippo Plaza Batu, Jumat malam (19/7). Perwakilan UIN Malang yang keluar sebagai pemenang ialah Yolanda Oktaviani dan Donny Candra.
Peserta mengikuti beberapa seleksi seperti tes wawancara dan presentasi visi-misi maupun program kerja jika terpilih sebagai duta PTKIN 2019. Bukan hanya itu saja, peserta saling adu talenta dan bakat juga menjawab pertanyaan dari dewan juri. Kontingen UIN Malang berhasil mencuri perhatian para juri dengan talenta dan bakatnya. Sehingga, dewan juri tak ragu menetapkan mahkota juara pada perwakilan kampus berlogo ulul albab ini.
Duta PTKIN juara dua diraih oleh UIN Surabaya Amanda Putri dan juara ketiga oleh UIN Jogjakarta Adelia Abidin. (*/nd)

Reporter: Sofi Alawiyah A.

Lebih Lanjut »
PIONIR 2019: PESERTA LEMPAR PISAU DIDIKAN MILITER
Iffatunnida Sabtu, 20 Juli 2019 . in Berita . 43 views
2287_pisauwin1.jpg

GEMA-Kontingen IAIN Metro Lampung berhasil menjuarai cabang olahraga lempar pisau putra Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) ke-9, Sabtu (20/7). Disusul UIN Sultan Syarif Kasim dan UIN Sumatera Utara. Sementera itu STAIN Bengkalis meraih emas untuk cabang putri, IAIN Metro Lampung di posisi kedua dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang juara ketiga. Pengalungan medali dilaksanakan di kampus 2 UIN Malang oleh dewan juri yang berasal dari anggota TNI AD.
Rian Hidayat perwakilan IAIN Metro Lampung mengaku sudah mendalami lempar pisau sejak 2015. Ia juga sempat menjuarai cabang lomba ini untuk pertandingan tingkat region Sumatera. Ia mengaku tidak ada kendala yang berarti. “Hanya saja pisau yang digunakan berbeda dari biasanya,” ujar mahasiswa yang aktif di komunitas lempar pisau Impeesa Metro Lampung tersebut. Hal senada disampaikan perwakilan STAIN Bengkalis Anggi Taqyyah. “Persiapan hanya satu bulan, karena sudah pernah mengikuti pelatihan,” terang anggota Resimen Mahasiswa itu.

2288_pisauwin2.jpg


Sertu Riski Septian selaku juri mengatakan pisau yang digunakan peserta adalah jenis Jasat. “Pisau ini paling aman tapi juga paling sulit digunakan karena ujung saja yang menancap,” terangnya. Ada tiga jenis pisau yang dikenal di TNI AD, Pisau Jasat, Pipih, dan Kapak. “Kalau kapak semua bisa melempar, kalau pipih semua sisi bisa menancap,” terang Riski.
Ia menambahkan jarak antara peserta dengan sasaran sejauh 3 meter. “Untuk jenis pisau ini paling jauh sekitar 9 meter,” tambah Riski. Tingkat akurasi, lanjutnya lebih tinggi jika peserta memegang pisau bukan pada pegangan melainkan ujung pisau. “Kalau dilempar dari ujungnya akan menjadi dua setengah putaran dengan jarak 3 meter pasti menancap,” tambahnya. Teknik melempar juga perlu diperhatikan, pisau tidak boleh dihentakkan tapi dihantarkan. (ir/nd)

Reporter: M. Khairul Huda

Lebih Lanjut »
PIONIR 2019: TULUNGAGUNG KAWINKAN MEDALI EMAS VOLI PUTRA-PUTRI
Iffatunnida Sabtu, 20 Juli 2019 . in Berita . 79 views
2286_voliwin2.jpg

GEMA-Bravo IAIN Tulungagung. Di ajang Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) ke-9, IAIN Tulungagung berhasil mengawinkan Medali Emas di Cabang Olahraga Bola Voli Putra dan Putri. Hebatnya tim putra kampus yang baru berubah menjadi IAIN enam tahun lalu ini melakukan hatrik (3 kali juara 1).
Dalam final Jumat pagi (20/7), IAIN tulungagung berhasil menghempaskan perlawanan UIN Bandung dengan empat set ( 3-1) di Lapangan Utama UIN Malang. Bukan perkara mudah bagi IAIN Tulungagung mengalahkan UIN Bandung yang didukung banyak suporternya. Pada set pertama terjadi saling kejar poin. Wal hasil set pertama menjadi milik UIN bandung dengan skor 25 -19.
Pada set kedua, perlahan tapi pasti, spike Aditya, pemain bernomor punggung 11 ini tidak mampu diblok para Bobotoh (UIN Bandung). Set kedua pun menjadi berimbang (1-1) untuk kemenangan IAIN Tulungagung dengan skor 25 -17.
Selanjutnya pada set ketiga dan keempat terjadi perubahan strategi yang dilakukan UIN Bandung dengan selalu menekan lewat spike dan reli panjang. Namun pengalaman dan kematangan IAIN Tulungagung tak bisa dibohongi berhasil menghabisi secara telak dengan sisa dua set. Akhirnya IAIN Tulungagung mengukir sejarah hatrik dalam perhelatan PIONIR. (*/nd)

Reporter: Dosy

Lebih Lanjut »
PIONIR 2019: VOLI PUTRI TULUNGAGUNG AKHIRI PERLAWANAN SENGIT
Iffatunnida Sabtu, 20 Juli 2019 . in Berita . 36 views
2285_voliwin1.jpg

GEMA-Tim Putri Bola Voli IAIN Tulungagung tidak mau kalah. Pasukan yang dikomandani Reza ini berhasil menyudahi perlawanan IAIN Metro Lampung dengan empat set (3-1), Jumat (20/7). Pasukan IAIN Lampung yang secara fisik tidak setinggi IAIN Tulungagung ini mampu mengimbangi permainan dengan sangat cantik.
Penempaan bola yang terukur menjadi momok bagi IAIN Tulungagung. Berkali-kali pasukan Tulungagung dibuat kocar-kacir dengan kelincahan IAIN Metro Lampung. Namun spike-spike keras Tulungagung membungkam permainan Metro Lapung. Set pertama menjadi milik IAIN Tulungagung.
Pada set kedua IAIN Tulungagung tetap mempertahankan strategi dengan spike tajam. Dengan keunggulan fisik, beberapa pemainnya mampu mengambil poin banyak. Sehingga set kedua menjadi 2-0. Pada set ketiga, perlawanan IAIN Metro Lampung semakin menjadi. Reli panjang dan penempatan bola yang cerdik menjadi andalan pasukan badak Lampung ini. Skor pun sempat berimbang 20-20. Bahkan IAIN Metro berhasil mengambil set ketiga denga skor 25 -22.
Selanjutnya pada set keempat menjadi akhir perlawanan heroik pasukan Metro. Meski berhasil melakukan blocking spike dari IAIN Tulungagung, spike keras dan bertubi-tubi oleh Reza dkk tak mampu diimbangi para punggawa Metro Lampung. Pada akhirnya IAIN Tulungagung yang sudah di atas angin mengakhiri partai final Bola Voli kategori putri dengan skor 25-17 yang menjadikan mereka sebagai juara. (*/nd)

Reporter: Dosy

Lebih Lanjut »
PIONIR 2019: PERDANA LEMPAR PISAU DIAWASI TNI AD
Iffatunnida Sabtu, 20 Juli 2019 . in Berita . 42 views
2267_pisau1.jpg

GEMA-Untuk pertama kalinya cabang olahraga Lempar Pisau diadakan di Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) ke-9, Jumat (19/7). Cabor baru yang dilaksanakan di kampus 2 UIN Malang ini diikuti oleh 15 kontingen putra dan 8 kontingen putri. Hadi Nurdi Hamzah selaku penanggungjawab mengaku belum menemukan induk olahraga ini sehingga menggunakan jasa konsultan dari Lembaga Pendidikan Dodikjur TNI AD.

2268_pisau2.jpg

Selain konsultan lomba, tiga TNI AD juga menjadi juri kejuaraan ini. “Juknis kita dari mereka, pisau seluruhnya juga pinjam,” tutur Hadi. Ia melanjutkan halaman belakang kampus 2 sengaja dijadikan lokasi lomba karena terbuka dan aman. “Karena venue di kampus 1 juga sudah penuh,” tambahnya. Menurutnya, seluruh peserta sudah pernah mengikuti kejuaraan Lempar Pisau sebelum PIONIR ini. “Setidaknya pernah mengikuti pelatihan,” jelas dosen PKPBA itu.

2269_pisau3.jpg

Hari pertama cabor ini difokuskan untuk peserta putra, sedangkan putri dilaksanakan pada Sabtu (20/7). “Kita jadikan dua hari karena semakin sore tempat semakin dingin, takut tangan peserta jadi kaku,” jelas Hadi. Tiga kontingen telah terpilih menjadi juara. IAIN Metro Lampung di posisi pertama, disusul UIN Sultan Syarif Kasim Riau dan UIN Sumatra Utara Medan. Pengalungan medali akan dilaksanakan pada Hari Sabtu. (ir/nd)

Reporter: M. Khairul Huda

 

Lebih Lanjut »
PIONIR 2019: FILM UIN BANTEN PUKAU DEWAN JURI
Iffatunnida Jumat, 19 Juli 2019 . in Berita . 31 views
2284_film.jpg

GEMA-31 tim pecinta Sinematografi dari PTKIN se-Indonesia menunjukkan kebolehannya pada ajang Lomba Film Pendek. Ya, lomba ini juga diadakan dalam Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) ke-9 di UIN Malang. Seluruh film ditayangkan di Home Theater Fakultas Humaniora Lt. 3 sejak pagi hingga sore, Jumat (19/7).
Ketiga dewan juri dalam cabang lomba seni ini dipilih panitia karena ahli dalam Sinematografi. Mereka ialah Moh. Mahrush Ali, Taufan Agustiyan Prakoso, dan Mahendra Wibawa. Ketiganya pun memiliki banyak pengalaman dalam pembuatan film pendek. Ada tujuh kriteria penilaian, di antaranya ialah eksekusi dan sound.
Dewan juri pun mengumumkan tim UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sebagai juara pertama. Posisi kedua dan ketiga diraih IAIN Salatiga dan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Cepi Hermawan dari UIN Banten mengaku timnya butuh proses yang lama. “Dengan hasil ini tentu proses lama dan sulit itu terbayar jadi kami sangat senang,” tutur Cepi. (*/nd)

Reporter: Zummia Fakhriani

Lebih Lanjut »
PIONIR 2019: UIN SURABAYA KEMBALI SUMBANG EMAS
Iffatunnida Jumat, 19 Juli 2019 . in Berita . 25 views
2283_musikhadis.jpg

GEMA-Selama hampir setengah hari berlangsung, Cabang Lomba Musikalisasi Hadis langsung mengumumkan hasil pemenangnya, Jumat (19/7). Cabang yang baru pertama kali dilombakan dalam Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) ke-9 ini cukup membuat juri kebingungan memilih pemenang.
R. Ahmad Muhajir Ansori, salah satu juri menuturkan, pleno penentuan pemenang berlangsung selama 20 menit. “Kami bingung, semua sangat kreatif,” jelasnya. Setelah berdiskusi, tim juri pun mengumumkan pemenang. Medali emas pada lomba ini diraih oleh tim UIN Sunan Ampel Surabaya. Disusul oleh delegasi IAIN Salatiga serta IAIN Kediri.
Sedangkan, ketiga juara harapan diraih oleh IAIN Samarinda, UIN Malang, dan UIN Makassar. “Karena penilaian juri tidak hanya pada vokal, musik, dan pemilihan hadis. Kami juga melihat dari adab dan penampilan,” jelasnya. (aqa/nd)

Reporter: Alfiyah Qurrotu A.

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up