MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Sembilan bulan penantian hasil
akreditasi jurnal ilmiah berakhir. Tertanggal 28 Juli 2026, Direktur Jenderal
Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Republik Indonesia mengeluarkan Keputusan Nomor 355/DST/D.D1/HM.01.01/2026
mengenai Peringkat Akreditasi Baru Jurnal Ilmiah Periode 3 Tahun 2025. Pada keputusan
tersebut, 10 jurnal UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang melakukan pengajuan
akreditasi pada laman ARJUNA tanggal 13 Oktober 2025 mencatat prestasi yang
membanggakan. Enam jurnal berhasil naik peringkat ke Sinta 1 dan Sinta 2.
Hal ini dikabarkan oleh Tim Pusat Publikasi Ilmiah (PPI) melalui
forum daring pengelola jurnal ilmiah. Ijaz Arabi: Journal of Arabic Learning,
jurnal milik Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, menambah jajaran jurnal peringkat
Sinta 1 di kampus berlogo Ulul Albab ini, dengan total 5 jurnal. Pada peringkat
Sinta 2, El-Harakah: Jurnal Budaya Islam berhasil mempertahankan posisinya. Sedangkan,
empat jurnal lain yang mendapatkan Sinta 2 ialah: El-Muhasaba: Jurnal Akuntansi,
Maliki Islamic Economics Journal, dan Journal of Indonesian Psychological
Science (JIPS) yang melesat dari Sinta 4, serta Iqtishoduna yang naik dari
Sinta 3.
Sementara itu, di jajaran Sinta 3, ada MEC-J: Management and
Economics Journal dengan peringkat bertahan dan Matics: Jurnal Ilmu Komputer
dan Teknologi Informasi yang naik 1 peringkat. Tak hanya itu, dua jurnal yang
meraih akreditasi baru di Sinta 4, yaitu: Journal of Islamic Education dan Kitaba:
Journal of Interdisciplinary Arabic Learning.
Kepala PPI, Prof. Dr. Rohmani Nur Indah, M.Pd., mengaku lega
atas keluarnya surat keputusan tersebut. Pendampingan yang dilakukan timnya
berbuah manis. Ia kembali mengingatkan agar jurnal ilmiah tidak sekadar
memperbanyak jumlah naskah tiap terbitan. “Sekali lagi, pertahankan kualitas. Jangan
mengejar kuantitas,” tegasnya dalam forum pengelola jurnal via aplikasi
WhatsApp. Ia bersyukur bahwa di tengah maraknya serangan malware dan situs
judi online, jurnal ilmiah di UIN Malang tetap sigap. “Kami sangat
mengapresiasi Tim PTIPD yang selalu siap sedia di garda terdepan laman jurnal kampus,”
tutur Prof. Indah.
Ia berharap, tata kelola jurnal akan terus meningkat
sehingga proses akreditasi tak akan mengalami kendala teknis. “Semoga dengan aktifnya
Data Center di Kampus 3 tahun 2027, pengelolaan jurnal ilmiah UIN Malang
semakin canggih dan minim kendala,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Pengembangan Lembaga dan
Kerja Sama, Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, MA. turut mengungkapkan rasa bangganya
pada hasil akreditasi terbaru jurnal ilmiah. “Terima kasih kepada tim PPI dan seluruh tim jurnal yang luar biasa,” tulisnya di forum pengelola jurnal.