MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY —Kegagalan bukan alasan untuk berhenti. Bagi Fadilah Muhammad Waja Koki, kegagalan justru menjadi bahan bakar untuk bangkit dan membuktikan diri. Semangat tersebut akhirnya berbuah manis setelah dirinya berhasil meraih Juara 1 Tanding Kelas A Putri Tingkat Dewasa dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat IRJ Championship 1 Tahun 2026.Kejuaraan tersebut digelar pada Sabtu, 26 September 2026, bertempat di GOR Ken Arok, Kota Malang. Fadilah tampil penuh semangat hingga berhasil menjadi yang terbaik di kelas yang diikutinya.
Bagi Fadilah, keikutsertaannya dalam kompetisi ini bukan sekadar untuk mengejar gelar juara. Ada motivasi yang lebih besar, yakni membuktikan bahwa kegagalan sebelumnya bukanlah akhir dari perjuangan.“Motivasi saya mengikuti lomba ini adalah untuk membuktikan diri karena sebelumnya saya pernah gagal,” ungkap Fadilah.
Untuk menghadapi pertandingan, Fadilah mempersiapkan diri dengan latihan secara rutin. Dukungan dari orang-orang terdekat juga menjadi salah satu sumber kekuatan yang membuatnya semakin bersemangat menghadapi kompetisi. Ia menyebut dukungan dari orang tua, kakak, dan teman-temannya menjadi penyemangat tersendiri selama menjalani proses persiapan hingga pertandingan.
Namun, perjuangan menuju podium juara tidak sepenuhnya berjalan mulus. Sebelum perlombaan, Fadilah sempat mengalami kendala pada kondisi fisik, terutama pada bagian pinggang. Selain itu, rasa grogi juga sempat muncul menjelang pertandingan akibat suasana dan tekanan kompetisi.Untuk mengatasinya, ia berusaha menjaga kondisi tubuh dengan mengurangi aktivitas yang terlalu berat. Fadilah juga berusaha menenangkan diri dan menjaga fokus agar dapat tampil maksimal saat pertandingan berlangsung.
Kerja keras, persiapan, serta dukungan orang-orang terdekat akhirnya terbayar dengan hasil yang membanggakan. Fadilah mengaku merasa sangat senang dan bahagia ketika mengetahui dirinya berhasil menjadi juara pertama.
“Senang dan bahagia,” ujarnya saat menggambarkan perasaannya setelah meraih kemenangan.
Bagi Fadilah, IRJ Championship 1 Tahun 2026 juga memberikan pengalaman berharga. Ia menilai kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman baru dan menguji kemampuan setelah melalui berbagai proses latihan.
“Kesan saya, kejuaraan ini sangat menyenangkan dan memberikan pengalaman baru,” tuturnya.
Dari pengalaman tersebut, Fadilah juga menyampaikan pesan bagi para atlet yang sedang berjuang mengejar prestasi. Menurutnya, satu kegagalan tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti mengejar impian.
“Jangan pernah menyerah hanya karena satu kegagalan. Teruslah mencoba dan berusaha, meskipun harus mengalami kegagalan berkali-kali, karena dari kegagalan kita bisa belajar dan menjadi lebih baik,” pesannya.
Prestasi Fadilah di IRJ Championship 1 Tahun 2026 menjadi bukti bahwa kegagalan dapat menjadi titik awal untuk bangkit. Dengan latihan, keberanian, serta dukungan dari orang-orang terdekat, perjuangan yang dilakukan dengan konsisten dapat mengantarkan seorang atlet menuju podium juara.