Skip to Content

Kemenag Gaspol Reformasi SDM: Melalui Penerapan "Manajemen Talenta"

April 21, 2026 by
Kemenag Gaspol Reformasi SDM:  Melalui Penerapan "Manajemen Talenta"
Ajay
JAKARTA | MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Perubahan besar sedang dijalankan di tubuh Kementerian Agama Republik Indonesia. Fokusnya bukan lagi sekadar program seremonial, tetapi menyasar langsung jantung birokrasi: bagaimana aparatur dipilih, dinilai, dan dipromosikan.
Kepala Biro SDM Setjen Kemenag RI, Muhammad Zain, menegaskan arah baru tersebut dalam rapat virtual bersama para Kepala Biro AUPK PTKIN seluruh Indonesia selasa, 21 April 2026
“ Menurutnya  Kemenag mendorong penerapan manajemen talenta berbasis KMA Nomor 1871 Tahun 2025 sebagai fondasi baru birokrasi.
Lewat sistem ini, promosi jabatan tidak lagi bergantung pada relasi atau senioritas semata  Semua berbasis data. Kinerja, pengalaman, hingga pelatihan ASN terekam dalam sistem yang terintegrasi.
Setiap pegawai kini memiliki semacam “rapor digital” yang memuat rekam jejak kariernya. Mulai dari jabatan terendah sampai jabatan tertinggi dengan segala kompetensinya dtambah tugas tambahan  seperti Plt atau Plh, kursus, pelatihan, Diklat, peran sosial kultural, dan berbagai penghargaan yang dimiliki baik internal maupun lintas sektoral (capaian kompetensi secara menyeluruh). “Tidak ada lagi ruang untuk subjektivitas,” tegas Zain.
ASN dengan performa terbaik akan masuk dalam talent pool atau bank talenta. Mereka menjadi kandidat utama untuk mengisi posisi strategis, melalui proses yang transparan dan terukur.
Sistem ini juga menyiapkan pengembangan berkelanjutan, mulai dari pelatihan, mentoring, hingga penugasan strategis. Tujuannya jelas: mencetak pemimpin yang siap pakai, bukan dadakan.
Manajemen talenta tidak berhenti pada efisiensi birokrasi. Lebih jauh, sistem ini diharapkan menjadi filter kuat untuk mencegah praktik KKN.
Paradigma lama yang sarat pertimbangan non-objektif mulai ditinggalkan. Kini keputusan berbasis sistem dan data, bukan asumsi.
Dampaknya mulai terlihat. ASN Kemenag kini dipercaya mengisi posisi strategis di luar kementerian, termasuk menjadi pejabat kepala daerah. “Ini bukti kualitas SDM kita diakui, tidak hanya di internal,” kata Zain.
Dukungan juga datang dari perguruan tinggi keagamaan. Kepala Biro AUPK UIN Maliki Malang, Muhtar Hazawawi, menegaskan bahwa manajemen talenta adalah sistem kunci untuk menyiapkan pemimpin masa depan.
“Prinsipnya sederhana: orang yang tepat di posisi yang tepat atau tepat orang tepat jabatan ” ujarnya.
Seluruh jajaran PTKIN, termasuk UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan program ini.
Kini tantangan terbesar bukan lagi merancang sistem, melainkan menjalankannya secara konsisten. Disiplin dalam pengisian data, menjaga integritas, dan patuh pada aturan menjadi kunci.
Kalau diibaratkan kompetisi, Kemenag sedang membangun liga yang lebih adil.  Pesannya sederhana, tapi tegas: kerja bagus, peluang terbuka.



Editor: Humas
Reporter: Abadi Wijaya
Fotografer: Ajay
Kemenag Gaspol Reformasi SDM:  Melalui Penerapan "Manajemen Talenta"
Ajay April 21, 2026
Share this post
Tags
Archive