Skip to Content

Pembaiatan Tandai Awal Pengabdian Musyrif/ah dan Murobbi/ah Mahad UIN Malang Masa Jihad 2026-2027

July 31, 2026 by
Pembaiatan Tandai Awal Pengabdian Musyrif/ah dan Murobbi/ah Mahad UIN Malang Masa Jihad 2026-2027
Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY- Program Pengembangan Sumber Daya Musyrif dan Musyrifah (PSDM) Mahad Sunan Ampel Al Aly Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang resmi berakhir pada Kamis, 30 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi rangkaian pembekalan bagi calon musyrif dan musyrifah sebelum mengemban amanah mendampingi mahasantri di lingkungan Mahad.

Rangkaian kegiatan diawali pada 28 Juli dengan pra-PSDM yang diisi berbagai aktivitas untuk mempererat kebersamaan, seperti senam bersama serta perlombaan futsal dan voli. Memasuki hari kedua, peserta mengikuti pembekalan intensif sejak pagi hingga sore di Aula Rektorat Lantai 5 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Berbagai materi disampaikan seputar kemusyrifahan, sistem pembinaan mahasantri, kepemimpinan, hingga wawasan tentang tata kelola Mahad Sunan Ampel Al Aly.

Pada hari ketiga, kegiatan diawali dengan penyampaian materi lanjutan. Puncak acara ditandai dengan prosesi pembaiatan murobbi/murobbiah dan musyrif/musyrifah sebagai simbol kesiapan mengemban amanah dalam membina kehidupan mahasantri di Mahad.

Dalam sambutannya, Mudir Mahad Sunan Ampel Al Aly, KH. Izzuddin, menegaskan pentingnya peran musyrif dan musyrifah sebagai penggerak kehidupan spiritual di lingkungan kampus. Ia mengajak seluruh peserta untuk menghidupkan masjid kampus sebagai pusat ibadah, pembinaan karakter, dan penguatan ukhuwah di kalangan mahasantri.

Menurutnya, seorang musyrif dan musyrifah tidak hanya bertugas mengawasi, tetapi juga menjadi teladan dalam akhlak, kedisiplinan, serta semangat beribadah. Amanah yang diemban harus dijalankan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan komitmen untuk terus membersamai serta membimbing mahasantri menuju pribadi yang berilmu dan berkarakter.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Prof. Dr. H. Triyo Suprayitno, M.Ag., menyampaikan bahwa PSDM merupakan langkah awal pengabdian kepada kampus tercinta. Ia menekankan bahwa amanah akan lahir dari keyakinan yang kuat, disertai niat yang tulus dalam memberikan pelayanan terbaik kepada mahasantri.

"Menjadi musyrif dan musyrifah berarti siap menjadi role model bagi seluruh mahasantri Mahad UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Keteladanan tidak cukup ditunjukkan melalui perkataan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap, kedisiplinan, integritas, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Melalui penyelenggaraan PSDM, diharapkan seluruh musyrif dan musyrifah mampu menjalankan tugas pembinaan secara profesional sekaligus menjadi teladan yang mampu menghidupkan budaya akademik, spiritual, dan karakter unggul di lingkungan Mahad Sunan Ampel Al Aly UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.


Editor: Humas
Reporter: Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah
Fotografer: Istimewa
Pembaiatan Tandai Awal Pengabdian Musyrif/ah dan Murobbi/ah Mahad UIN Malang Masa Jihad 2026-2027
Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah July 31, 2026
Share this post
Tags
Archive