Skip to Content

Salsabilla dan Hilmi Raih Medali Emas Tenis Meja Ganda PORSI JAWARA II 2026

September 14, 2026 by
Salsabilla dan Hilmi Raih Medali Emas Tenis Meja Ganda PORSI JAWARA II 2026
Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY- Medali emas PORSI JAWARA II 2026 menjadi buah dari perjalanan panjang Salsabilla Tiara Putri dan Muhammad Hilmi dalam menekuni olahraga tenis meja. Pasangan mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tersebut berhasil meraih juara pertama pada nomor tenis meja ganda dan membawa pulang medali emas dari ajang yang mempertemukan para atlet mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Salsabilla Tiara Putri, mahasiswa Psikologi semester 7, dan Muhammad Hilmi, mahasiswa Manajemen semester 5, bukanlah pasangan yang baru terbentuk ketika menghadapi PORSI JAWARA II 2026. Keduanya telah beberapa kali berada dalam satu tim pada berbagai pertandingan sebelumnya. Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal untuk membangun kekompakan di tengah pertandingan.

Bagi Salsabilla, kecintaannya terhadap tenis meja bermula sejak duduk di bangku sekolah dasar. Ketika mengikuti pertandingan O2SN antarsekolah dasar tingkat kabupaten dan kota, ia mulai mengenal kompetisi secara lebih serius. Dari pengalaman tersebut, tenis meja perlahan berubah menjadi hobi yang kemudian terus ia tekuni hingga sekarang.

“Sejak di bangku sekolah dasar, awal menekuni itu karena adanya pertandingan O2SN antarsekolah dasar se-kabupaten dan kota. Dari situlah menjadi hobi dan lama-lama menekuni cabang olahraga ini,” ujar Salsabilla.

Persiapan menuju PORSI JAWARA II 2026 pun dilakukan dengan meningkatkan intensitas latihan. Jika sebelumnya mereka berlatih sekitar tiga hingga empat kali dalam sepekan, menjelang kompetisi keduanya memilih berlatih hampir setiap hari.

Meski demikian, latihan bagi keduanya bukan hanya dilakukan ketika menghadapi sebuah kompetisi. Karena tergabung dalam satu klub, mereka memang rutin berlatih bersama sesuai jadwal yang telah ditentukan. Hal tersebut membuat persiapan menuju pertandingan tidak terasa sebagai sesuatu yang benar-benar dimulai dari nol.

“Untuk persiapannya pastinya kita latihan lebih keras lagi dari biasanya. Yang sebelumnya latihan hanya tiga sampai empat kali seminggu, jadi seminggu full kita latihan untuk persiapan PORSI JAWARA II 2026,” jelas Hilmi.

Selain meningkatkan porsi latihan, keduanya juga mempersiapkan mental sebelum bertanding. Latih tanding dengan banyak pemain menjadi salah satu cara untuk mengetahui kekurangan mereka ketika berada di lapangan. Dengan menghadapi karakter permainan yang beragam, mereka dapat mengevaluasi permainan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi lawan yang belum pernah ditemui.

“Yang pastinya mental harus dipersiapkan dan juga latihan latih tanding bertemu banyak orang. Sebelum kita berangkat PORSI JAWARA, kita latih tanding bersama banyak orang untuk mengetahui kekurangan kita di mana saat bermain,” kata Hilmi.

Dalam nomor ganda, kemampuan teknis bukan satu-satunya hal yang menentukan. Komunikasi dan kekompakan menjadi bagian penting yang harus dijaga sepanjang pertandingan. Bagi Salsabilla dan Hilmi, komunikasi tidak hanya dibangun ketika berada di meja pertandingan, tetapi juga melalui pengalaman bermain bersama pada sejumlah event sebelumnya.

“Yang pastinya komunikasi harus baik saat di lapangan maupun di luar lapangan. Kunci utama kekompakan saat pertandingan ya pasti komunikasi yang baik,” ungkap Salsabilla.

Kekompakan tersebut justru semakin terlihat pada pertandingan final. Berhadapan dengan pasangan dari UIN Banten, keduanya sempat merasa pesimis. Permainan lawan yang dinilai bagus membuat mereka memperkirakan pertandingan akan berakhir dengan kekalahan.

Alih-alih semakin terbebani, keduanya justru memilih bermain tanpa tekanan. Bahkan, suasana pertandingan sempat diwarnai candaan di antara mereka. Salah satu momen yang paling diingat terjadi ketika Salsabilla menjatuhkan bet tenis meja yang sedang dipegangnya. Alih-alih panik, Hilmi justru tertawa.

“Kita sudah pesimis akan menang karena melihat mereka mainnya bagus. Sepertinya kita kalah kalau lawan mereka. Jadi kita main tanpa beban dan banyak bercanda karena kita tahu akan kalah,” cerita Salsabilla.

Momen sederhana tersebut justru menjadi bagian yang tidak terlupakan. Keduanya bermain tanpa terlalu memikirkan hasil akhir. Namun, pertandingan justru berakhir di luar dugaan. Permainan yang mereka jalani tanpa beban membawa Salsabilla dan Hilmi menjadi juara pertama sekaligus meraih medali emas.

“Takdir berkata lain, ternyata kita bisa menjadi juara satu dan membawa pulang emas,” lanjut Salsabilla.

Bagi keduanya, kemenangan tersebut bukan hanya tentang medali yang dibawa pulang. PORSI JAWARA II 2026 juga mempertemukan mereka dengan banyak lawan baru serta menjadi kesempatan untuk menjalin silaturahmi dengan kontingen dari perguruan tinggi lain.

Pertandingan tersebut juga kembali mengajarkan bahwa hasil tidak selalu dapat diprediksi sejak awal. Lawan yang terlihat lebih kuat bukan berarti kemenangan sudah berada di tangannya. Sebaliknya, tetap berusaha dan menikmati proses menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang atlet.

“Pengalaman pasti banyak, apalagi bertemu dengan lawan yang sebelumnya kita belum pernah ketemu. Menjalin silaturahmi juga dengan teman-teman kontingen lain,” ujar Hilmi.

Dari perjalanan tersebut, keduanya memegang satu pelajaran sederhana: usaha tetap harus dilakukan, apa pun hasil akhirnya. Bagi mereka, kegagalan bukan alasan untuk berhenti karena hasil dari sebuah usaha terkadang datang pada waktu yang tidak disangka.

“Pelajaran yang bisa kita ambil yang pastinya usaha tidak akan mengkhianati hasil. Jadi tetap berusaha bagaimanapun hasilnya,” tambah Salsabilla.

Medali emas PORSI JAWARA II 2026 akhirnya menjadi bukti bahwa perjalanan panjang, latihan rutin, mental, dan kekompakan dapat membawa hasil yang tidak terduga. Bagi mahasiswa lain yang ingin menekuni bidang olahraga, Salsabilla dan Hilmi berpesan agar tidak mudah menyerah hanya karena hasil yang diinginkan belum datang.

“Tetap semangat dan pantang menyerah jika kalian ingin mencapai tujuan. Kalau merasa belum saat ini, mungkin nanti kita bisa mendapatkan hasil dari usaha yang dilakukan,” pesan Hilmi.


Editor: Humas
Reporter: Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah
Fotografer: Istimewa
Salsabilla dan Hilmi Raih Medali Emas Tenis Meja Ganda PORSI JAWARA II 2026
Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah September 14, 2026
Share this post
Tags
Archive