MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Di sela padatnya rutinitas dan aktifitas yang akhir-akhir ini terjadi di lingkungan UIN Maliki Malang tak terkecuali penuhnya agenda pada unit-unit pusat rektorat. Biro Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan (Biro AUPK) mendapatkan kunjungan dari UIN Profesor Kiai Haji Syaifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto dalam rangka "Studi Tiru". Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola administrasi, khususnya dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dan penyelenggaraan keprotokolan, Jumat, 4 September 2026.

Kedatangan rombongan UIN Saizu Purwokerto dipimpin Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK), Nugraha Setiawan disambut hangat oleh Kabiro AUPK UIN Maliki Malang, Muhtar Hazawawi dan Kabag Umum, Faridah Abubakar beserta tim pengelola BMN di Ruang Sidang Lt.3 Rektorat. Melalui kegiatan itu, UIN Saizu Purwokerto ingin menggali pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan UIN Maliki Malang dalam mengelola aset negara sekaligus mendukung penyelenggaraan kegiatan resmi di lingkungan perguruan tinggi.
Salah satu fokus utama kunjungan adalah pengelolaan BMN. Rombongan UIN Saizu Purwokerto berkeinginan untuk mempelajari berbagai tahapan pengelolaan aset negara, mulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan, penerimaan, pencatatan dan penatausahaan, penggunaan, pemanfaatan, pemeliharaan, pengamanan, inventarisasi, hingga pemindahtanganan dan penghapusan BMN.
Tak hanya itu, mereka juga ingin melihat bagaimana sistem informasi, mekanisme pengendalian dan pengawasan, serta strategi optimalisasi pemanfaatan aset diterapkan untuk mendukung tugas dan fungsi perguruan tinggi. Aspek keprotokolan juga menjadi perhatian dalam studi tiru tersebut. Beberapa hal yang akan dipelajari antara lain tata tempat, tata upacara, tata penghormatan, penerimaan dan pelayanan tamu resmi, pengelolaan agenda pimpinan, hingga penyusunan dan pelaksanaan berbagai acara resmi.

Melalui kegiatan ini, pengalaman yang diperoleh diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan tata kelola di UIN Saizu Purwokerto.
Bagi UIN Maliki Malang, kegiatan semacam ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan sesama perguruan tinggi. Pertukaran praktik baik diharapkan dapat memperkuat jejaring kelembagaan sekaligus mendorong lahirnya tata kelola perguruan tinggi yang semakin profesional, tertib, dan akuntabel.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pertukaran informasi semata. Pengalaman dan praktik baik yang diperoleh dari UIN Maulana Maliki Malang diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus inspirasi bagi UIN Saizu Purwokerto dalam melakukan penguatan tata kelola kelembagaan.
Rombongan UIN Saizu Purwokerto terdiri atas Kepala Biro AUPK Nugraha Stiawan, Kepala Bagian Umum dan Akademik Nurkhikmah, Ketua Tim TURTK Ikhda Aniroh, serta anggota Tim TURTK Munajat, Muhammad Samsu Rijal, dan Sugeng Junianto. Selain itu, turut hadir Ketua Tim Pengelola BMN Rofina Dienasari bersama Adi Susanto, M. Nur Alfianto, dan Sugeng Rahmanto.
Kunjungan yang berlangsung selama sekitar dua setengah jam tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat tata kelola administrasi, pengelolaan aset negara, dan keprotokolan, sekaligus membuka ruang kolaborasi dan berbagi praktik baik antarkedua perguruan tinggi. (bgm)