Skip ke Konten

FGD UIN Malang: Kejujuran Lebih Penting dari IQ dalam Meraih Kesuksesan

FGD UIN Malang: Kejujuran Lebih Penting dari IQ dalam Meraih Kesuksesan
6 Mei 2026 oleh
FGD UIN Malang: Kejujuran Lebih Penting dari IQ dalam Meraih Kesuksesan
Amelia Dea Divanda

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Nalar Mahasiswa Kritis, Aksi Strategis: Dari Malang untuk Indonesia” yang digelar pada Rabu, 6 Mei 2026 di Aula Rumah Singgah Lantai 4, Kampus 2 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, menyoroti pentingnya pembentukan karakter mahasiswa di tengah tantangan zaman.

Dalam forum yang diikuti mahasiswa tersebut, narasumber Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd menegaskan bahwa kejujuran merupakan faktor utama dalam meraih kesuksesan, bahkan lebih penting dibandingkan kecerdasan intelektual (IQ).

“Keberhasilan seseorang sangat ditentukan oleh kejujuran, termasuk kejujuran terhadap tujuan hidupnya. Itu harus direncanakan, tidak bisa hanya mengikuti alur tanpa arah,” ujarnya.

Menurutnya, kejujuran bukan hanya berkaitan dengan hubungan sosial, tetapi juga menjadi fondasi dalam menentukan arah hidup dan mencapai cita-cita. Tanpa kejujuran terhadap diri sendiri, seseorang akan sulit memiliki tujuan yang jelas.

Selain kejujuran, disiplin juga menjadi aspek penting yang harus dimiliki mahasiswa, mulai dari pengelolaan waktu, konsistensi dalam ibadah, hingga komitmen dalam menjalankan tanggung jawab organisasi. Ia menekankan bahwa kemampuan mengelola diri menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan.

Dalam pemaparannya, Prof. Agus juga menyampaikan bahwa kecerdasan intelektual bukanlah penentu utama kesuksesan. Karakter justru memiliki peran yang lebih dominan dalam membentuk keberhasilan seseorang di masa depan. 

Lebih lanjut, mahasiswa didorong untuk aktif dalam organisasi, baik intra maupun ekstra kampus. Pengalaman organisasi dinilai mampu membentuk mental yang kuat, memperluas jaringan, serta menciptakan relasi yang berkelanjutan.

“Relasi yang terbangun dari organisasi akan menjadi kekuatan di masa depan. Dari sanalah kita belajar, berdiskusi, dan mendapatkan inspirasi,” tambahnya.

Selain itu, mahasiswa juga diingatkan untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain dengan menjunjung tinggi sikap adil, bijaksana, serta kemampuan berkomunikasi yang baik. Ia menekankan pentingnya menjaga tutur kata agar tidak menyakiti orang lain dalam interaksi sosial. Menutup kegiatan, peserta diajak untuk aktif menyampaikan gagasan dalam forum diskusi kelompok terarah (FGD) sebagai upaya bersama membangun lingkungan akademik yang kritis, kolaboratif, dan konstruktif.

Reporter: Amelia Dea Divanda

di dalam Berita

Editor: Humas
Reporter: Amelia Dea Divanda
Fotografer: Dea
FGD UIN Malang: Kejujuran Lebih Penting dari IQ dalam Meraih Kesuksesan
Amelia Dea Divanda 6 Mei 2026
Share post ini
Label
Arsip