MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mendorong mahasiswa baru untuk tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter, mengembangkan talenta, dan menemukan versi terbaik dari diri mereka selama menjalani kehidupan di perguruan tinggi.
Pesan tersebut disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama (Wakil Dekan III) FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Begum Fauziyah, M.Farm., dalam rangkaian penyambutan mahasiswa baru FKIK tahun akademik 2026/2027, Kamis, 20 Agustus 2026.
Menurutnya, setiap mahasiswa memiliki karakter, potensi, dan perjalanan yang berbeda. Karena itu, mahasiswa tidak perlu membandingkan dirinya dengan mahasiswa lainnya. Hal yang terpenting adalah bagaimana setiap individu mampu mempersiapkan dan mengusahakan versi terbaik dari dirinya sejak awal masa perkuliahan.
“Yang paling penting adalah karakter dan identitas. Kita mau menjadi seperti apa nantinya, itu bisa diusahakan dan disiapkan mulai dari sekarang,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memiliki karakter utama yang menjadi identitas bersama. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari selama berada di lingkungan kampus.
Karakter tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk berkembang menjadi pribadi yang memiliki kompetensi, integritas, serta mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Dr. Begum juga mengajak mahasiswa untuk aktif mengembangkan potensi dan talenta yang dimiliki melalui berbagai organisasi maupun komunitas yang tersedia di lingkungan kampus.
Menurutnya, organisasi bukan sekadar tempat berkegiatan, tetapi menjadi ruang pembelajaran yang dapat melatih berbagai kemampuan yang dibutuhkan mahasiswa untuk menghadapi dunia profesional dan kehidupan bermasyarakat.
Melalui keterlibatan dalam organisasi, mahasiswa dapat belajar mengelola kegiatan, bekerja sama dalam tim, berkomunikasi dengan berbagai pihak, hingga mengambil keputusan. Pengalaman tersebut menjadi bekal yang tidak selalu diperoleh melalui pembelajaran di dalam kelas.
Ia juga mencontohkan pengalaman para mahasiswa dan alumni yang telah lebih dahulu aktif dalam berbagai organisasi dan kegiatan kemahasiswaan. Berbagai pengalaman tersebut menunjukkan bahwa ruang pengembangan diri di kampus dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menemukan kemampuan dan potensi terbaik.
Ia mengingatkan mahasiswa baru bahwa masa perkuliahan merupakan kesempatan untuk membentuk karakter dan menentukan arah pengembangan diri.
Setiap mahasiswa memiliki versi terbaiknya masing-masing. Karena itu, mahasiswa didorong untuk mulai berani mengeksplorasi minat, mengasah kemampuan, membangun relasi, serta mengambil kesempatan yang tersedia selama berada di kampus.
“Mahasiswa satu dengan mahasiswa yang lain memiliki versi terbaiknya masing-masing. Mulai dari sekarang, temukan dan usahakan versi terbaik itu,” pesannya.
Melalui penguatan karakter dan keterlibatan aktif dalam organisasi maupun komunitas, FKIK UIN Malang berharap mahasiswa tidak hanya menjadi lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, komunikasi, manajerial, jejaring yang luas, serta kepedulian sosial.
Dengan demikian, mahasiswa FKIK diharapkan mampu tumbuh sebagai insan akademik dan calon tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi sekaligus karakter kuat, sesuai dengan identitas dan nilai-nilai yang dikembangkan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.