Skip ke Konten

Hadiri 1 Abad Gontor, Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Dorong Perluasan Akses Kuliah bagi Santri

Hadiri 1 Abad Gontor, Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Dorong Perluasan Akses Kuliah bagi Santri
21 September 2026 oleh
Hadiri 1 Abad Gontor, Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Dorong Perluasan Akses Kuliah bagi Santri
Amelia Dea Divanda

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Genap satu abad menjadi bagian dari perjalanan pendidikan pesantren di Indonesia, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menorehkan momentum bersejarah yang turut mempertemukan para tokoh nasional, internasional, dan pimpinan perguruan tinggi. Di tengah perayaan tersebut, Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang), Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara pesantren dan perguruan tinggi.

Prof. Ilfi hadir dalam Resepsi Kesyukuran Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Peringatan satu abad Gontor tersebut berlangsung istimewa. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, tokoh nasional dan internasional, hingga 15 duta besar negara sahabat turut hadir dalam momentum bersejarah tersebut.

Lebih dari sekadar perayaan usia, satu abad Gontor menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang pesantren dalam membangun pendidikan, karakter, dan sumber daya manusia Indonesia.


Bagi UIN Malang, momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan strategis untuk mempererat hubungan kelembagaan dengan Gontor, terutama dalam membuka semakin luas ruang kolaborasi di bidang pendidikan tinggi.


“Bagi kami, satu abad Gontor ini merupakan momentum yang sangat penting. Capaian yang telah diraih Gontor selama seratus tahun tentu menjadi kebanggaan, termasuk bagi UIN Malang karena tidak sedikit alumni Darussalam yang melanjutkan pendidikan dan turut memberikan kontribusi bagi perkembangan kampus,” ujar Prof. Ilfi.

Perluas Akses Pendidikan Tinggi bagi Santri. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui upaya memperluas akses lulusan pesantren untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Prof. Ilfi menilai, santri, termasuk lulusan Gontor, memiliki potensi besar untuk melanjutkan tradisi keilmuan pesantren ke jenjang pendidikan tinggi. Karena itu, UIN Malang berkomitmen menyediakan ruang yang semakin terbuka bagi mereka.


“Kami selalu membuka akses bagi lulusan pesantren, termasuk dari Gontor, untuk dapat melanjutkan kuliah di UIN Malang. Kami juga berharap bisa memberikan semacam golden ticket bagi santri-santri terbaik sebagai bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap prestasi mereka,” jelasnya.


Gagasan tersebut tidak sekadar berkaitan dengan penerimaan mahasiswa baru. Lebih jauh, akses pendidikan tinggi bagi santri dipandang sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi yang memiliki fondasi keilmuan, karakter, dan pengalaman pendidikan pesantren sekaligus kemampuan akademik di perguruan tinggi.


Prof. Ilfi menegaskan, hubungan UIN Malang dan Gontor diharapkan terus berkembang menjadi sinergi yang lebih luas. Kolaborasi tidak hanya diarahkan pada aspek pendidikan, tetapi juga pada penguatan peran kader pesantren dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.


“Kami ingin terus mempererat silaturahmi dan kerja sama dengan Gontor. Kader-kader pesantren harus semakin banyak berkontribusi dalam memajukan pendidikan Islam. Tentu sinergi ini juga kami harapkan dapat berkembang dengan pondok-pondok pesantren lainnya,” tuturnya.


Menurutnya, keberadaan alumni Gontor di lingkungan UIN Malang menjadi salah satu modal penting dalam membangun jembatan antara pendidikan pesantren dan pendidikan tinggi.


Para alumni membawa pengalaman pendidikan, karakter, serta tradisi keilmuan yang telah dibangun selama berada di pesantren. Nilai-nilai tersebut kemudian dapat berkembang melalui lingkungan akademik perguruan tinggi dan diwujudkan dalam kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.


Momentum satu abad Gontor pun menjadi pengingat bahwa perjalanan pendidikan tidak berhenti pada satu lembaga. Pesantren dan perguruan tinggi memiliki ruang yang luas untuk saling menguatkan, melahirkan generasi berilmu, berkarakter, dan mampu mengambil peran dalam menjawab tantangan zaman.


Bagi UIN Malang, sinergi dengan Gontor menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang semakin inklusif bagi lulusan pesantren sekaligus memperkuat kontribusi kader-kader pesantren dalam memajukan pendidikan Islam di masa depan.

di dalam Berita

Editor: Humas
Reporter: Amelia Dea Divanda
Fotografer: Humas
Hadiri 1 Abad Gontor, Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Dorong Perluasan Akses Kuliah bagi Santri
Amelia Dea Divanda 21 September 2026
Share post ini
Label
Arsip