Skip ke Konten

Laboratorium Hukum Fakultas Syariah Dorong Mahasiswa Kuasai Praktik Hukum hingga Berprestasi di Moot Court

Laboratorium Hukum Fakultas Syariah Dorong Mahasiswa Kuasai Praktik Hukum hingga Berprestasi di Moot Court
21 Agustus 2026 oleh
Laboratorium Hukum Fakultas Syariah Dorong Mahasiswa Kuasai Praktik Hukum hingga Berprestasi di Moot Court
Amelia Dea Divanda

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas pada Jumat, 21 Agustus 2026, bertempat di Gedung Rektorat Lantai 1 UIN Malang. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai unit yang mendukung pengembangan kemampuan akademik dan keterampilan praktis, salah satunya Laboratorium Hukum dan Moot Court.

Anggota Laboratorium Hukum dan Moot Court, Nur Jannani, S.H.I., M.H., yang mewakili Ibu Iffaty, menjelaskan bahwa Laboratorium Hukum dan Moot Court menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan hukum secara praktis melalui berbagai pembelajaran dan kegiatan.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa hukum tidak cukup hanya memahami bunyi peraturan atau teori hukum. Mahasiswa juga harus mampu menganalisis persoalan, menemukan dasar hukum yang relevan, serta menerapkan pengetahuan hukum dalam menghadapi permasalahan secara praktis.

“Mahasiswa hukum tidak cukup hanya memahami apa bunyi hukum, tetapi juga harus mampu menganalisis permasalahan dan menemukan dasar hukum,” jelasnya.

Untuk mendukung kemampuan tersebut, Laboratorium Hukum dan Moot Court menyediakan berbagai program, di antaranya Legal Research, diskusi dan bedah kasus, Sekolah Hukum Acara, peradilan semu, pelatihan Legal Drafting, simposium dan seminar, Moot Court Competition (MCC), studi ekskursi, serta kompetisi Legal Opinion (LO).

Ia menjelaskan bahwa laboratorium tidak bekerja sendiri dalam menyelenggarakan berbagai program. Salah satu program yang telah berjalan sejak 2022 adalah Sekolah Peradilan, yang menghadirkan praktisi hukum, termasuk pengacara, untuk memberikan pemahaman mengenai praktik hukum dan proses persidangan. Kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan simulasi persidangan melalui pembagian peran, seperti hakim dan pihak-pihak lainnya.

“Mudah-mudahan yang ada di sini menjadi hakim,” ujarnya kepada mahasiswa baru.

Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan Legal Drafting, yaitu pelatihan mengenai penyusunan berbagai naskah hukum. Laboratorium juga rutin menghadirkan praktisi dari berbagai institusi penegak hukum, seperti kejaksaan, kepolisian, dan hakim melalui kegiatan simposium dan seminar.

Dalam bidang kompetisi, Laboratorium Hukum dan Moot Court turut mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti kompetisi peradilan semu. Dengan dukungan penuh dari fakultas, mahasiswa Fakultas Syariah berhasil meraih juara umum dalam kompetisi di STAN Tangerang dengan menghadapi sejumlah perguruan tinggi ternama, seperti Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia, dan Universitas Gadjah Mada.

“Alhamdulillah, kita borong semuanya. Tahun ini kita sudah masuk lima besar Jawara dan akan berangkat jika kita masuk ke final,” ungkapnya.

Nur Jannani turut menyampaikan apresiasi kepada Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan atas dukungan terhadap berbagai kegiatan dan prestasi mahasiswa Fakultas Syariah.

Menutup sambutannya, ia mengajak mahasiswa baru untuk berani mencoba dan tidak ragu mengikuti berbagai kegiatan yang tersedia di Laboratorium Hukum dan Moot Court.

“Jangan takut untuk mencoba,” pesannya.

di dalam Berita

Editor:
Reporter: Amelia Dea Divanda
Fotografer: Dhafa Afriandito P
Laboratorium Hukum Fakultas Syariah Dorong Mahasiswa Kuasai Praktik Hukum hingga Berprestasi di Moot Court
Amelia Dea Divanda 21 Agustus 2026
Share post ini
Label
Arsip