Skip ke Konten

Mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab Raih Juara 1 Pencak Silat di International Referee Jury 24 Championship

28 September 2026 oleh
Mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab Raih Juara 1 Pencak Silat di International Referee Jury 24 Championship
Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY- Muhammad Najib Mahfuz, mahasiswa semester 3 Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, berhasil meraih Juara 1 Tanding Kelas B Putra Tingkat Dewasa dalam Kejuaraan Pencak Silat International Referee Jury 24 Championship. Kejuaraan tersebut diselenggarakan oleh PT Elang Merah Indonesia bersama Inti Management pada 25–26 September di GOR Ken Arok, Malang.

Kejuaraan tingkat nasional tersebut diikuti ratusan hingga ribuan pesilat dari berbagai kontingen, sekolah, serta perguruan pencak silat. Najib mengikuti pertandingan dengan persiapan sekitar dua minggu sebelum kejuaraan berlangsung.

Baginya, tantangan dalam pertandingan bukan hanya ketika berada di gelanggang. Salah satu hal yang dirasakan justru saat menunggu pemanggilan partai pertandingan.

“Untuk tantangan sebelum bertanding itu mungkin ngantuk saja menunggu pemanggilan partai pertandingan,” ujar Najib.

Pengalaman yang paling berkesan terjadi ketika memasuki partai final. Najib telah menunggu sejak pagi hingga sore untuk bertanding. Namun, ketika namanya dipanggil ke gelanggang, lawan yang seharusnya dihadapi tidak hadir.

Lawan Najib telah dipanggil sebanyak tiga kali. Pihak official kemudian menyampaikan bahwa atlet tersebut mengundurkan diri. Berdasarkan ketentuan pertandingan, Najib dinyatakan sebagai pemenang tanpa adanya pertandingan.

Situasi tersebut menjadi pengalaman yang cukup unik sekaligus membingungkan bagi Najib. Setelah menunggu cukup lama, ia justru hanya perlu datang ke gelanggang untuk menerima piagam dan medali.

“Ini mungkin yang paling membingungkan dan juga pertama kalinya kejadian seperti ini. Aku sudah menunggu lama dari pagi sampai sore, tapi pas di gelanggang ternyata lawannya mengundurkan diri,” ungkapnya.

Meski demikian, Najib tetap mensyukuri hasil yang diperolehnya. Ia juga tidak ingin menjadikan kemenangan tersebut sebagai alasan untuk berpuas diri. Baginya, pengalaman tersebut justru menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

“Aku tetap bersyukur dari hasil yang kudapatkan dan semoga ke depannya bisa menjadi pelajaran untuk pertandingan yang akan datang. Aku pun nggak berpuas dengan hasil ini dan terus berlatih untuk mempertahankan juara lagi,” tuturnya.

Kemenangan tersebut menjadi salah satu pengalaman tersendiri bagi Najib dalam perjalanan sebagai pesilat. Baginya, setiap pertandingan tetap memiliki pelajaran, baik ketika harus bertanding secara langsung maupun ketika menghadapi situasi yang tidak terduga seperti pada partai final kali ini.

di dalam Berita

Editor: Humas
Reporter: Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah
Fotografer: Istimewa
Mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab Raih Juara 1 Pencak Silat di International Referee Jury 24 Championship
Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah 28 September 2026
Share post ini
Label
Arsip