MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Pelaksanaan Tracer Study Alumni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun 2025–2026 merupakan salah satu ikhtiar strategis universitas dalam membangun sistem informasi alumni yang akurat, terukur, dan berkelanjutan. Namun, di balik pelaksanaannya yang terlihat sederhana, terdapat kerja kolektif yang melibatkan berbagai unsur di lingkungan universitas yang bekerja secara sinergis untuk memastikan seluruh tahapan berjalan dengan baik.
Keberhasilan persiapan Tracer Study tahun ini tidak terlepas dari kontribusi mahasiswa magang dari Program Studi Teknik Informatika yang terlibat aktif dalam pengembangan dan penyempurnaan sistem tracer study. Tim mahasiswa tersebut bekerja dengan penuh dedikasi di bawah pendampingan Dr. Agung Teguh Wibowo Almais yang secara intensif memberikan arahan akademik dan supervisi teknis selama proses pengembangan sistem berlangsung.
Pada tingkat koordinasi pelaksanaan, kegiatan ini dikawal oleh Muhammad Asmuni Hasyim, M.Si. selaku Person in Charge (PIC) Tracer Study UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang bekerja bersama Oky Bagas Prasetyo, M.Pd.I. dalam memastikan seluruh tahapan, mulai dari penyusunan instrumen, integrasi sistem, validasi data, hingga strategi peningkatan partisipasi alumni dapat berjalan secara optimal. Keseluruhan proses tersebut juga mendapatkan perhatian dan pemantauan langsung dari Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan sebagai bentuk komitmen pimpinan universitas dalam mendukung penguatan tata kelola data alumni yang berkualitas.
Salah satu aspek penting yang menjadi fondasi keberhasilan program ini adalah proses penyusunan instrumen Tracer Study yang dilakukan secara partisipatif dan berbasis mutu. Instrumen yang digunakan tidak disusun secara sepihak, melainkan melalui serangkaian diskusi, kajian, dan pengambilan keputusan bersama dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Sebagai acuan utama, tim menggunakan instrumen Tracer Study nasional yang selama ini digunakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), sehingga data yang dihasilkan memiliki keselarasan dengan standar nasional pelacakan lulusan perguruan tinggi.
Sebelum ditetapkan sebagai instrumen resmi universitas, seluruh butir pertanyaan terlebih dahulu melalui proses telaah akademik yang mendalam oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang dikomandani oleh Prof. Dr. Sri Harini, M.Si. bersama tim penjaminan mutu universitas. Kajian tersebut bertujuan memastikan bahwa instrumen yang digunakan tidak hanya memenuhi kebutuhan pelaporan nasional, tetapi juga mampu menghasilkan data yang relevan untuk pengembangan kurikulum, peningkatan mutu pembelajaran, penguatan layanan kemahasiswaan, pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU), serta kebutuhan akreditasi program studi dan institusi. Dengan demikian, setiap data yang diperoleh dari alumni nantinya benar-benar memiliki nilai strategis bagi pengembangan universitas.
Keberhasilan pelaksanaan Tracer Study juga sangat bergantung pada dukungan para PIC Tracer Study di tingkat fakultas. Mereka menjadi ujung tombak pelaksanaan program karena berinteraksi langsung dengan program studi dan alumni. Melalui koordinasi yang erat dengan Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi yang memiliki data yudisium alumni, proses pemutakhiran data lulusan dapat dilakukan secara lebih efektif dan akurat. Seluruh proses tersebut berada dalam koordinasi dan pengawalan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan di masing-masing fakultas, sehingga tercipta mekanisme kerja yang terintegrasi dari tingkat universitas hingga program studi.
Di sisi lain, dukungan penuh dari Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) juga menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan program ini. PTIPD berperan dalam memastikan infrastruktur sistem berjalan dengan baik, aman, dan mampu mendukung kebutuhan pengelolaan data tracer study secara optimal. Kolaborasi antara tim tracer study, mahasiswa magang, dan PTIPD menunjukkan bahwa transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi membutuhkan kerja sama lintas bidang yang solid dan berkelanjutan.
Keseluruhan proses tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan Tracer Study bukanlah hasil kerja satu unit atau individu tertentu. Keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi dan sinergi yang terbangun antara pimpinan universitas, Lembaga Penjaminan Mutu, Career Development Center (CDC), PTIPD, fakultas, program studi, dosen pembimbing, mahasiswa magang, serta para alumni sebagai responden utama. Setiap pihak memberikan kontribusi sesuai dengan peran dan tanggung jawabnya masing-masing untuk mewujudkan sistem tracer study yang lebih baik.
Semoga ikhtiar bersama yang dibangun melalui semangat kolaborasi ini mampu menghasilkan data tracer study yang berkualitas dan representatif. Lebih dari itu, data yang terkumpul diharapkan menjadi fondasi penting bagi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mewujudkan tata kelola pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan bereputasi internasional.