Skip ke Konten

Foto Bukan Sekadar Gambar, Pelatihan Jurnalistik Kupas Peran Foto dalam Media Massa

18 Juni 2026 oleh
Foto Bukan Sekadar Gambar, Pelatihan Jurnalistik Kupas Peran Foto dalam Media Massa
Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY- Humas UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Pelatihan Foto Jurnalistik bertajuk “Menceritakan Fakta Melalui Foto” pada Rabu, 17 Juni 2026 pukul 12.00 WIB di Ruang Literasi Perpustakaan Lantai 1. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas perwakilan humas dari masing-masing fakultas, tim Sahabat Kampus, serta tamu undangan lainnya. Pelatihan menghadirkan Narasumber Buari, STP., pemegang sertifikasi Wartawan Utama dari Malang Posco Media yang memiliki berbagai prestasi di bidang karya tulis dan jurnalistik.

Dalam pemaparannya, Pak Buari menjelaskan bahwa foto jurnalistik bukan sekadar gambar, melainkan sarana untuk menyampaikan fakta kepada publik. Menurutnya, satu foto yang tepat mampu menceritakan sebuah peristiwa tanpa memerlukan banyak penjelasan. Oleh karena itu, seorang fotografer jurnalistik harus mampu menunggu dan menangkap momen yang memiliki nilai berita.

“Foto tidak hanya sekadar foto, tetapi harus memiliki nilai sehingga berita yang disampaikan juga memiliki nilai bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa foto jurnalistik memiliki kode etik yang harus dipatuhi karena hasil foto akan dipublikasikan kepada khalayak melalui berbagai media massa, seperti surat kabar, majalah, radio, televisi, maupun internet. Kegiatan meliput, menulis, mengedit, hingga mempublikasikan berita merupakan bagian dari kerja jurnalistik yang saling berkaitan.

Lebih lanjut, Pak Buari menjelaskan fungsi foto jurnalistik sebagai sarana informasi, dokumentasi, edukasi, dan kontrol sosial. Foto dinilai penting karena masyarakat cenderung lebih mudah memahami informasi dalam bentuk visual dibandingkan teks. Selain itu, foto juga mampu menggugah emosi dan membangun pemahaman yang lebih kuat terhadap suatu peristiwa.

Dalam materi yang disampaikan, peserta juga dikenalkan pada perbedaan antara foto jurnalistik dan foto komersial. Foto jurnalistik berfokus pada penyampaian fakta secara objektif dan apa adanya, sedangkan foto komersial bertujuan menjual produk sehingga dapat direkayasa demi kepentingan estetika dan promosi.

Pak Buari turut memaparkan unsur-unsur nilai berita dalam foto jurnalistik, antara lain aktualitas, dampak bagi masyarakat, sisi kemanusiaan, konflik, tokoh penting, dan keunikan. Sebuah foto jurnalistik yang baik harus jelas, informatif, faktual, menarik secara visual, memiliki konteks, serta mengandung nilai berita.

Selain itu, peserta mempelajari beberapa jenis foto jurnalistik, seperti spot news yang mengabadikan peristiwa mendadak seperti kebakaran atau kecelakaan, general news untuk kegiatan terjadwal seperti wisuda, seminar, dan pelantikan organisasi, feature yang menonjolkan sisi kemanusiaan, serta photo story yang menyajikan rangkaian foto untuk menggambarkan aktivitas sehari-hari.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami prinsip dasar foto jurnalistik dan menghasilkan karya visual yang tidak hanya menarik, tetapi juga mampu menyampaikan informasi secara akurat dan bertanggung jawab kepada publik.

di dalam Berita

Editor: Humas
Reporter: Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah
Fotografer: Intan
Foto Bukan Sekadar Gambar, Pelatihan Jurnalistik Kupas Peran Foto dalam Media Massa
Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah 18 Juni 2026
Share post ini
Label
Arsip