MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY- Pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan Humas UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Rabu,17 Juni 2026 di Ruang Literasi Perpustakaan UIN Malang ini menghadirkan sesi kedua dari Jatim Satu News Anis Hidayatie, S.Ag. Dalam materinya yang bertajuk "Menulis Berita yang Menarik, Akurat, dan Berimbang", ia membekali peserta dengan teknik dasar penulisan berita sekaligus etika yang harus dimiliki seorang jurnalis.
Di hadapan peserta yang terdiri dari perwakilan humas fakultas, Sahabat Kampus, dan tamu undangan, Anis menjelaskan bahwa jurnalistik merupakan kegiatan mencari, mengolah, dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat melalui media massa. Menurutnya, seorang jurnalis tidak hanya dituntut mampu menulis, tetapi juga harus menjunjung tinggi fakta, akurasi, dan etika dalam setiap pemberitaan.
"Jarum yang jatuh di tumpukan jerami akan sulit ditemukan. Namun jika ada sesuatu yang menyengat di dalamnya, orang akan berusaha mencarinya. Begitu pula dengan berita, bagaimana sebuah berita bisa menarik perhatian sehingga dicari dan dibaca masyarakat," tutur Anis saat menjelaskan pentingnya nilai berita.
Ia juga menegaskan bahwa sebuah berita harus memuat unsur 5W+1H serta didukung kutipan langsung dari narasumber. Menurutnya, kutipan langsung sering kali menjadi bagian paling menarik dalam sebuah berita sehingga wartawan harus jeli menangkap pernyataan penting selama wawancara. Sebelum wawancara dilakukan, jurnalis perlu mempelajari topik, mengenali profil narasumber, menyiapkan daftar pertanyaan, serta melakukan verifikasi data dan fakta setelah wawancara selesai.
Pada akhir sesi, Anis mengingatkan peserta untuk selalu memegang teguh etika jurnalistik. Ia menekankan agar jurnalis tidak memasukkan opini pribadi, menyebarkan fitnah, menebar kebencian, maupun menyiarkan informasi tanpa verifikasi yang jelas. Sebaliknya, berita harus ditulis berdasarkan fakta, berimbang, valid, menghormati privasi narasumber, serta tidak memutarbalikkan informasi yang diperoleh.