Skip to Content

Disiplin dan Kejujuran Antar Muhammad Aldi Jadi Wisudawan Terbaik Magister UIN Malang

September 8, 2026 by
Disiplin dan Kejujuran Antar Muhammad Aldi Jadi Wisudawan Terbaik Magister UIN Malang
Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY- Menjadi wisudawan terbaik bukan sekadar tentang mendapatkan nilai akademik tertinggi. Bagi Muhammad Aldi, M.Pd., prestasi tersebut merupakan hasil dari prinsip yang terus ia pegang selama menjalani pendidikan yaitu disiplin dan kejujuran. Minggu, 13 September 2026.

Pada Wisuda Periode III Tahun 2026 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Aldi meraih dua penghargaan sekaligus. Ia dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik Program Magister Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sekaligus Wisudawan Terbaik Program Magister Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Pencapaian tersebut menjadi penutup perjalanan studinya di program Magister Pendidikan Agama Islam. Sebelumnya, Aldi telah melewati proses panjang sejak mempersiapkan diri mengikuti seleksi Beasiswa LPDP Kementerian Keuangan RI Batch 1 Tahun 2024.

Persiapan dilakukan selama enam bulan di sela-sela kesibukannya mengajar di Kota Padang. Konsistensi belajar selama masa persiapan membuahkan hasil. Aldi berhasil lolos LPDP Batch 1 Tahun 2024 jalur Non-LOA dalam percobaan pertama.

Ia kemudian diterima di tiga perguruan tinggi tujuan pada program Magister Pendidikan Agama Islam, yakni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan UPI Bandung. Setelah melakukan riset terhadap ketiga kampus tersebut, Aldi akhirnya memilih UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Selama menjalani studi, Aldi menjadikan disiplin sebagai pegangan dalam kehidupan. Namun, disiplin menurutnya tidak dapat dipisahkan dari kejujuran.

“Disiplin adalah pegangan dalam hidup saya. Disiplin ini selalu saya rekatkan dengan kejujuran,” jelasnya.

Ia menyadari bahwa banyak mahasiswa memiliki kemampuan akademik yang baik. Karena itu, Aldi melihat ada hal lain yang membedakan seseorang dalam mempertahankan prestasi, yakni tekad, motivasi kuat, dan konsistensi.

Ketiga hal tersebut ia terapkan tidak hanya untuk mengejar prestasi di lingkungan kampus, tetapi juga dalam berbagai kegiatan di luar kampus hingga tingkat internasional.

Baginya, prestasi bukan sesuatu yang hadir secara tiba-tiba. Ada kebiasaan dan nilai yang harus terus dijaga dalam prosesnya. Prinsip tersebut juga berkaitan erat dengan nasihat yang diterimanya dari nenek dan almarhum kakeknya sejak kecil.

“Jaga kejujuran, jaga agama, jaga salat,” menjadi nasihat yang terus ia pegang.

Nasihat tersebut mengajarkan Aldi bahwa keberhasilan pendidikan tidak boleh membuat seseorang kehilangan nilai yang menjadi dasar kehidupannya. Seberat apa pun keadaan, kejujuran tetap harus dijaga dan kesulitan tidak boleh menjadi alasan untuk meninggalkan salat.

Prinsip itu pula yang membuat pencapaian sebagai wisudawan terbaik memiliki makna tersendiri baginya. Terlebih, pada momentum wisuda tersebut Aldi dipercaya menjadi perwakilan wisudawan untuk menyampaikan sambutan.

Kepercayaan tersebut membuatnya merasa haru. Baginya, kesempatan berbicara mewakili para wisudawan menjadi bagian dari perjalanan pendidikan yang telah ia tempuh hingga jenjang magister.

Aldi memandang pendidikan bukan hanya sebagai jalan memperoleh gelar, tetapi sebagai proses membentuk karakter dan pola pikir seseorang.

Karena itu, ia berpesan kepada mahasiswa yang tengah berjuang dengan berbagai keterbatasan agar tidak menjadikan keadaan sebagai alasan untuk berhenti.

Ia juga mengingatkan agar mahasiswa tidak terlalu sibuk membandingkan kehidupannya dengan orang lain. Setiap manusia memiliki kesulitan masing-masing. Bersyukur terhadap apa yang dimiliki menjadi salah satu cara untuk tetap bertahan.

“Keterbatasan itu bukan kepatenan, keterbatasan itu hanya sementara,” pesannya.

Dua penghargaan yang diraihnya pada Wisuda Periode III Tahun 2026 akhirnya menjadi lebih dari sekadar pencapaian akademik. Bagi Aldi, keduanya menjadi bukti bahwa disiplin, kejujuran, tekad, dan konsistensi dapat membawa seseorang melampaui batas yang sebelumnya dianggap tidak mungkin.


Editor: Humas
Reporter: Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah
Fotografer: Istimewa
Disiplin dan Kejujuran Antar Muhammad Aldi Jadi Wisudawan Terbaik Magister UIN Malang
Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah September 8, 2026
Share this post
Tags
Archive