Skip to Content

Tiga Penghargaan AHI 2026, Kemenag Dorong Komunikasi Publik yang Lebih Berdampak

October 9, 2026 by
Tiga Penghargaan AHI 2026, Kemenag Dorong Komunikasi Publik yang Lebih Berdampak
Ajeng Ayu Kemala

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY — Kementerian Agama (Kemenag) meraih tiga penghargaan dalam The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026. Capaian ini menjadi dorongan bagi penguatan komunikasi publik yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu mendekatkan layanan pemerintah dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Malam Penghargaan AHI 2026 di Balai Tawangarum, Kompleks Balai Kota Surakarta, Kamis (8/10/2026). Tiga penghargaan yang diraih mencakup bidang keterbukaan informasi, pengelolaan media sosial, dan program kehumasan pemerintah.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa pencapaian tersebut perlu dimaknai sebagai motivasi untuk terus meningkatkan mutu pelayanan informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan komunikasi pemerintah tidak cukup diukur dari seberapa banyak informasi yang dipublikasikan. Informasi juga harus mudah dipahami, membantu masyarakat mengenali kebijakan, serta memudahkan akses terhadap layanan yang dibutuhkan.

“Penghargaan ini tentu kami syukuri. Namun, ukuran keberhasilan komunikasi publik bukan semata penghargaan. Yang lebih penting adalah sejauh mana informasi yang kami sampaikan benar-benar bermanfaat dan memudahkan masyarakat mengakses layanan Kementerian Agama,” ujar Thobib.

Dari sisi keterbukaan informasi, Kemenag memperoleh Silver Winner kategori PPID Terbaik, subkategori PPID Utama, melalui program Gandeng PPID. Penghargaan ini berkaitan dengan upaya memperkuat jejaring serta meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik.

Pada ranah digital, Kemenag meraih Silver Winner kategori Kanal Digital, subkategori Media Sosial, melalui akun Instagram @kemenag_ri. Pemanfaatan media sosial diarahkan untuk memperluas jangkauan informasi mengenai kebijakan, program, dan layanan sekaligus membuka interaksi yang lebih dekat dengan masyarakat.

Sementara itu, pada bidang komunikasi berbasis nilai keagamaan dan kebangsaan, Kemenag mendapatkan Bronze Winner kategori Program Kehumasan Pemerintah, subkategori Kementerian, melalui program Zikir dan Doa Kebangsaan. Program tersebut menghadirkan pesan keagamaan yang mendorong kepedulian, mempererat kebersamaan, dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

Ketiga penghargaan itu menunjukkan beragam pendekatan komunikasi yang dikembangkan Kemenag, mulai dari penyediaan informasi publik, pemanfaatan platform digital, hingga penyampaian pesan yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan kebangsaan.

Thobib menyampaikan bahwa orientasi utama dari berbagai kanal dan program tersebut tetap terletak pada manfaat yang dirasakan masyarakat. Ia berharap masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi, lebih dekat dengan layanan Kemenag, serta memperoleh pesan keagamaan yang menyejukkan dan memperkuat persatuan.

Proses penilaian AHI 2026 berlangsung pada 1–5 September 2026 melalui mekanisme luring dan daring. Ajang ini diikuti ratusan entri dari puluhan perusahaan, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Penilaian dilakukan secara bertahap, mulai dari pemeriksaan administrasi, presentasi, hingga penilaian akhir oleh dewan juri yang terdiri atas ahli dan praktisi komunikasi, insan media, akademisi, serta pakar keterbukaan informasi publik.

Bagi Kemenag, apresiasi tersebut menjadi pengingat bahwa komunikasi publik perlu terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Keterbukaan, kecepatan akses, kejelasan pesan, dan relevansi informasi menjadi aspek penting dalam membangun hubungan yang lebih baik antara pemerintah dan publik.

“Apresiasi ini bukan tujuan akhir. Ini menjadi dorongan agar komunikasi publik Kemenag semakin terbuka, responsif, mudah dipahami, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Thobib.


Editor: Humas
Reporter: Ajeng Ayu Kemala
Fotografer: Kemenag RI
Tiga Penghargaan AHI 2026, Kemenag Dorong Komunikasi Publik yang Lebih Berdampak
Ajeng Ayu Kemala October 9, 2026
Share this post
Tags
Archive