MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY- Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mulai melaksanakan validasi bagi mahasiswa baru sekaligus mahasantri tahun akademik 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (11/8/2026) tersebut menjadi salah satu tahapan awal sebelum mahasiswa baru menempati *mabna* atau asrama ma’had sesuai dengan penempatan masing-masing.

Musrif Ma’had Sunan Ampel Al-Aly dari Mabna Ibnu Sina, Nauval Wahib, menjelaskan bahwa proses validasi dilaksanakan secara bertahap. Mahasantri baru terlebih dahulu melakukan validasi kampus yang bertempat di Gedung A maupun Gedung B. Setelah menyelesaikan validasi kampus, mereka kemudian diarahkan menuju mabna masing-masing untuk melanjutkan proses validasi.
“Pertama mereka akan melaksanakan validasi kampus di Gedung A maupun Gedung B. Setelah validasi kampus, mereka akan diarahkan ke mabna masing-masing,” ujar Nauval.
Pada tahun 2026, Kampus 1 UIN Malang memiliki 10 mabna yang terdiri atas enam mabna putra dan empat mabna putri. Para mahasiswa baru nantinya akan menempati mabna sesuai dengan pembagian yang telah ditentukan oleh pihak kampus.
Antusiasme mahasantri baru dalam mengikuti proses validasi mulai terlihat di sejumlah mabna. Khusus di Mabna Ibnu Sina, pada hari sebelumnya tercatat sekitar 60 mahasantri baru telah melakukan validasi. Sementara pada Selasa pagi, proses kedatangan masih berlangsung secara bertahap dan sekitar dua mahasantri telah datang untuk melakukan validasi.
Selain proses administrasi, kesiapan fasilitas juga menjadi perhatian dalam menyambut kedatangan para mahasantri baru. Mabna Ibnu Sina telah menyediakan berbagai fasilitas dasar untuk menunjang kenyamanan mahasiswa selama tinggal di ma’had.
Dalam satu kamar, nantinya terdapat sekitar enam mahasantri baru. Setiap kamar dilengkapi ranjang bertingkat, sehingga terdapat mahasantri yang menempati tempat tidur bagian atas maupun bagian bawah. Fasilitas lainnya meliputi kipas angin, meja belajar, sprei dan bantal, serta satu lemari untuk masing-masing mahasantri.
Berbagai fasilitas tersebut dipersiapkan untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan kehidupan di lingkungan ma’had. Kehidupan di ma’had nantinya tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan pengembangan karakter mahasiswa selama menjalani masa awal perkuliahan.
Proses validasi mahasantri baru 2026 menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus kehidupan ma’had. Setelah menyelesaikan seluruh tahapan validasi dan menempati mabna, para mahasantri akan memulai pengalaman baru sebagai bagian dari keluarga besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Kedatangan para mahasantri baru tersebut sekaligus menandai dimulainya suasana baru di Kampus 1 UIN Malang. Wajah-wajah baru mulai memenuhi lingkungan ma’had, membawa semangat dan harapan baru untuk menempuh perjalanan akademik serta kehidupan pesantren di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.