Skip ke Konten

Warna-warni Kisah Perjuangan Mahasiswa Humaniora UIN Malang: Dari Tantangan Revisi hingga Kebanggaan Lolos Publikasi Jurnal Ilmiah

Warna-warni Kisah Perjuangan Mahasiswa Humaniora UIN Malang: Dari Tantangan Revisi hingga Kebanggaan Lolos Publikasi Jurnal Ilmiah
7 Mei 2026 oleh
Warna-warni Kisah Perjuangan Mahasiswa Humaniora UIN Malang: Dari Tantangan Revisi hingga Kebanggaan Lolos Publikasi Jurnal Ilmiah
Amelia Dea Divanda

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Suasana di Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dipenuhi nuansa hangat dan penuh emosi saat pelaksanaan seminar hasil (semhas) pada Rabu, 6 Mei 2026. Di balik ketegangan akademik yang biasanya terasa kaku, kali ini justru terpancar cerita-cerita penuh warna dari para mahasiswa yang berhasil melewati perjalanan panjang hingga tembus publikasi jurnal ilmiah.

Perjalanan menuju publikasi tidak selalu mudah. Setiap mahasiswa memiliki kisahnya masing-masing, mulai dari revisi berulang, proses bimbingan yang ketat, hingga tantangan menemukan jurnal yang sesuai untuk publikasi dalam waktu yang terbatas. Namun, semua itu justru menjadi bagian dari pengalaman berharga yang membentuk ketangguhan mereka.

Alifah Sausan Nabila mengungkapkan rasa syukur setelah berhasil menyelesaikan tugas akhir hingga tahap publikasi jurnal.

“Alhamdulillah senang bisa sampai publikasi. Ini perjalanan yang tidak mudah, tapi sangat berkesan. Tetap semangat untuk teman-teman pejuang jurnal dan tugas akhir,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Nur Hafidh merasakan pengalaman yang cukup ringan berkat sistem pengerjaan bersama di Fakultas Humaniora. Meski tetap menghadapi revisi dari pihak jurnal, ia menilai proses tersebut sebagai bagian dari pembelajaran akademik.

“Dikerjakan bersama jadi lebih enak. Hambatannya tidak terlalu berat, hanya revisi dari jurnal saja. Dosen pembimbing juga mendukung agar cepat selesai dan lulus,” ungkapnya.

Di sisi lain, Abdinda Firdausi Nuzula menceritakan perjalanan panjangnya yang dimulai sejak semester enam. Ia berhasil mempublikasikan jurnal pada SINTA 4, sebuah capaian yang membanggakan.

“Tantangan terbesar itu mencari tempat jurnal yang sesuai dan bisa publish tepat waktu karena waktunya terbatas,” jelasnya.

Kebijakan Fakultas Humaniora yang mendorong publikasi jurnal sebagai pengganti skripsi memberikan warna baru dalam dunia akademik. Sistem ini tidak hanya menantang mahasiswa untuk lebih produktif, tetapi juga membuka peluang lebih luas dalam dunia publikasi ilmiah.

Di akhir rangkaian kegiatan seminar hasil tersebut, suasana yang awalnya tegang berubah menjadi penuh kelegaan dan kebahagiaan. Senyum, tawa, dan rasa bangga menjadi penutup indah dari perjalanan panjang yang telah mereka lalui.

Kisah ini menjadi bukti bahwa setiap proses akademik, meski penuh tantangan, selalu menyimpan warna-warni perjuangan yang berujung pada kebanggaan tersendiri.


di dalam Berita

Editor: Humas
Reporter: Amelia Dea Divanda
Fotografer: Amelia Dea Divanda
Warna-warni Kisah Perjuangan Mahasiswa Humaniora UIN Malang: Dari Tantangan Revisi hingga Kebanggaan Lolos Publikasi Jurnal Ilmiah
Amelia Dea Divanda 7 Mei 2026
Share post ini
Label
Arsip